ANALYSIS OF CRIMINAL LIABILITY FOR THE CRIMINAL ACTS OF USING FORGED LETTERS AND THE CRIMINAL ACTS OF MONEY LAUNDERING (Study of Judge's Decision Number 432/Pid.B/2021/PN. Jkt. Sel.)

Muhammad Luthfi Seviansyah, Nurmalawati -, Marlina -

Abstract


A deed of sale and purchase of land is a legal document that evidences the transfer of ownership rights from the previous owner to the new owner, executed by a Land Deed Official (PPAT) or a notary. Such deeds are not immune from forgery, often committed for personal gain and to the detriment of others. In committing criminal offenses, perpetrators frequently act with the intention of obtaining financial benefit. These illicit gains may be subsequently disguised through acts of money laundering, as occurred in the case reviewed in Court Decision Number 432/Pid.B/2021/PN Jkt. Cell. This thesis addresses the legal regulation of the offense of document forgery, the legal regulation of money laundering offences, and the criminal liability of offenders who use forged deeds of sale and purchase of land and engage in money laundering. The method employed in this research is normative legal research, applying a qualitative approach, with data collected through a literature study. Based on the findings, the offense of document forgery and the use of forged documents is regulated under Articles 263 and 264 of the Indonesian Penal Code (Criminal Code, KUHP), while under Law No. 1 of 2023, these offenses are governed by Articles 391 and 392. The offense of money laundering is regulated under Article 3 of Law No. 8 of 2010 on the Prevention and Eradication of Money Laundering, and under Law No. 1 of 2023, it is governed by Articles 607 and 608. In the application of criminal sanctions in Decision Number 432/Pid.B/2021/PN Jkt. Sel., the judge referred to Article 263 paragraph (2) concerning the use of forged documents in conjunction with Article 55 paragraph (1) point 1 of the Penal Code, as well as Article 3 of Law No. 8 of 2010 on the Prevention and Eradication of Money Laundering in conjunction with Article 55 paragraph (1) point 1 of the Penal Code

Full Text:

PDF

References


Adji, Oemar Seno. 1991. Etika Profesional dan Hukum Pertanggungjawaban Pidana Dokter. Jakarta: Erlangga.

Amrani, Hanafi. 2015. Sistem Pertanggungjawaban Pidana. Jakarta: Rajawali Pers.

Ananda, Putri Rizki, dan Yuli Indarsih, “Tindak Pidana Penggunaan Surat Palsu dan Pencucian Uang Dalam Perkara kepemilikan Hak Atas Tanah Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 249 Pid.B/2022/PN Jkt. Brt,” Subang: Unsub Press, 2024.

Ansori, dan Gatot Subroto, “Peran PPATK dalam Mencegah dan Memberantas Tindak Pidana Pencucian Uang”, Pamekasan: Unira Law Journal, 2022.

Anwar, H.A.K. Moch. 1982. Hukum Pidana Bagian Khusus (KUHP Buku II). Bandung: Alumni.

Arba. 2018. Hukum Agraria Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Asshidiqiue, Jimly, dan Ali Safa'at M. 2012. Teori Hans Kelsen Tentang Hukum. Jakarta: Konpres.

Atmasasmita, Romli. 1989. Asas-Asas Perbandingan Hukum Pidana. Jakarta: Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Bachtiar. 2018. Metode Penelitian Hukum, Pamulang: UNPAM Press.

Chazawi, Adami. 2001. Pelajaran Hukum Pidana I. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

——. 2001. Tindak Pidana Pemalsuan. Jakarata: Sinar Grafika.

——, dan Ardi Ferdian. 2016. Tindak Pidana Pemalsuan: Tindak Pidana Menyerang Kepentingan Hukum Terhadap Kepercayaan Masyarakat Mengenai Kebenaran Isi Tulisan dan Berita yang Disampaikan, Cetakan Ke-2. Jakarta: Rajawali Pers.

Diantha, I Made Pasek. 2016. Metodologi Penelitian Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum. Jakarta: Kencana.

Effendi, Erdianto. 2014. Hukum Pidana Indonesia, Suatu Pengantar. Bandung: PT. Refika Aditama.

Efrianto, Gatot, dan Danu Rahmana. 2024. Tindak Pidana Pemalsuan Dalam Akta Otentik. Malang: PT. Litnus

Hadjon, Philipus M., dan Tatiek Sri Djamiati. 2005. Argumentasi Hukum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hamzah, Andi. 2001. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

——. 2017. Hukum Pidana Indonesia, Cetakan Ke-1. Jakarta: Sinar Grafika.

Hanafi, dan Mahrus. 2015. Sistem Pertanggungjawaban Pidana. Jakarta: Rajawali Pers.

Huda, Chairul. 2006. Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Ibrahim, Johnny, “Pengaturan Money Laudering di Indonesia Pada Masa Mendatang”, Batam: Majalah Ilmiah UPB, 1999.

Kansil, C.S.T. 2002. Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Lamintang, P.A.F. 1984. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Bandung: Sinar Baru.

Marzuki, Peter Mahmud. 2010. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.

Mertokusumo, Sudikno. 2013. Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.

Moeljatno. 2008. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

——. 2016. KUHP. Jakarta: Bumi Aksara.

Muhammad, Abdulkadir. 2004. Hukum dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Priyatno, Admaja. 2004. Kebijakan Legislasi Tentang Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi di Indonesia. Bandung: CV. Utomo.

Saleh, Roeslan. 1982. Pikiran-Pikiran Tentang Pertanggungjawaban Pidana, Jakarta: Ghalia Indonesia.

Salim. 2019. Peraturan Jabatan Notaris. Jakarta: Sinar Grafika.

——. 2016. Teknik Pembuatan Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Santoso, Topo dan Eva Achjani Zulfa. 2001. Kriminologi. Jakarta: Rajawali Pers.

Soesilo, R. 2013. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal. Bogor: Politieia.

Sutedi, Adrian. 2010. Hukum Perbankan Suatu Tinjauan Pencucian Uang, Merger, Likuidasi, dan Kepailitan. Jakarta: Sinar Grafika.

Tomalili, Rahmanuddin. 2012. Hukum Pidana. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Utrecht, E., dan Moh. Saleh Djindang. 1983. Pengantar dalam Hukuim Indonesia. Jakarta: PT. Ichtiar Baru bekerjasama dengan Sinar Harapan.

Wiradipradja, E Saefullah. 2015. Penuntut Praktis Metode Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Hukum. Bandung: Keni Media.

Yanuar, Tofik, dan Hajairin, “Menakar Daluwarsa: Kajian Perbandingan Daluwarsa Pemalsuan Surat Dalam Pembaharuan Hukum Pidana”, Jakarta: IBLAM Law Review, 2024.

Yusuf, M., Edi M.Y., Fithriadi M., Riono B., Mohammad I., Rachmawati, Azamul F.N., Nella H., Said I., Ferti S.S., & Dini R. 2011. Ikhtisar Ketentuan Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Jakarta: Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.30596/nomoi.v7i1.31194

Refbacks

  • There are currently no refbacks.