Peningkatan Kesehatan Mental Remaja Melalui Pelatihan Expressive Writing Berbasis Jurnal Kreatif (Bullet Journaling)

Deliati Deliati : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara , Asbi Asbi : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara , Uli Makmun Hasibuan : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Abstract


Kesehatan mental remaja merupakan salah satu isu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia, mengingat tingginya prevalensi kecemasan, stres akademik, dan kesulitan regulasi emosi pada usia remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan mental remaja melalui pelatihan expressive writing berbasis jurnal kreatif (bullet journaling). Mitra kegiatan adalah remaja usia 15-18 tahun yang tergabung dalam kelompok remaja masjid di Kota Medan, berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan dengan desain pre-test dan post-test pada satu kelompok (one group pre-post design), meliputi tahap sosialisasi dan asesmen awal, pelatihan teknik dasar bullet journal (daily log, gratitude log, mood tracker, dan prompt menulis reflektif bernuansa muhasabah), pendampingan praktik menulis selama dua minggu, serta evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor rata-rata pada seluruh indikator kesehatan mental yang diukur, yaitu regulasi emosi, optimisme, efikasi diri, manajemen stres, dan kesejahteraan psikologis, dengan peningkatan berkisar antara 17 hingga 21 poin. Peserta juga melaporkan peningkatan kesadaran diri dan kebiasaan refleksi harian yang lebih konsisten setelah mengikuti pelatihan. Simpulan kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan expressive writing berbasis bullet journaling efektif sebagai media intervensi psikoedukatif yang aplikatif, murah, dan mudah direplikasi untuk meningkatkan kesehatan mental remaja di lingkungan komunitas.

References


Al-Ghazali. (2020). Ihya' Ulumuddin: Ringkasan Ilmu-Ilmu Agama (terj. M. Zuhri). Pustaka Amani.

Dweck, C. S. (2017). Mindset: Changing the Way You Think to Fulfil Your Potential. Robinson.

Goleman, D. (2020). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ (Cetakan ulang). Bantam Books.

Pennebaker, J. W. (2016). Opening Up by Writing It Down: How Expressive Writing Improves Health and Eases Emotional Pain (3rd ed.). Guilford Press.

Santrock, J. W. (2022). Adolescence (18th ed.). McGraw-Hill Education.

Andriani, R., & Nurfitriani, D. (2022). Efektivitas expressive writing therapy dalam menurunkan tingkat stres akademik remaja. Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan, 4(1), 12-21.

Baikie, K. A., & Wilhelm, K. (2005). Emotional and physical health benefits of expressive writing. Advances in Psychiatric Treatment, 11(5), 338-346.

Fauziah, N., & Rahmawati, T. (2021). Journaling sebagai media regulasi emosi pada remaja: Sebuah kajian literatur. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 6(2), 145-156.

Habibi, M., & Suciati, A. (2023). Bullet journaling sebagai strategi manajemen diri remaja di era digital. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 7(1), 33-44.

Hasanah, U., & Wahyuni, S. (2022). Muhasabah diri sebagai pendekatan konseling islami untuk kesehatan mental remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan Islam, 3(2), 88-99.

Khairani, M., & Putri, D. E. (2021). Hubungan gratitude journaling dengan kesejahteraan psikologis remaja. Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET, 12(1), 55-64.

Krpalek, D., Meredith, P., & Ziviani, J. (2020). Investigating mechanisms of expressive writing on mental health outcomes: A systematic review. Journal of Affective Disorders Reports, 2, 100034.

Lestari, S., & Marlina, L. (2023). Pelatihan menulis ekspresif untuk meningkatkan efikasi diri siswa sekolah menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Psikologi, 5(1), 21-30.

Nasution, F. H., & Siregar, R. (2022). Peran kecerdasan emosional dalam kesehatan mental remaja perkotaan di Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 10(2), 210-219.

Pennebaker, J. W., & Beall, S. K. (1986). Confronting a traumatic event: Toward an understanding of inhibition and disease. Journal of Abnormal Psychology, 95(3), 274-281.

Pratama, A. R., & Yulianti, E. (2021). Pengaruh mood tracker terhadap kesadaran emosi remaja: Studi eksperimen semu. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 101-110.

Purnama, D., & Utami, S. (2023). Pemanfaatan jurnal kreatif dalam intervensi kelompok untuk menurunkan kecemasan remaja. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45-53.

Ramadhani, S., & Aulia, F. (2022). Growth mindset dan resiliensi remaja: Kajian dalam bimbingan dan konseling. Jurnal Bikotetik: Bimbingan dan Konseling Teori dan Praktik, 6(1), 60-70.

Riyanti, D., & Handayani, T. (2023). Efektivitas pelatihan self-reflective journaling terhadap manajemen stres remaja panti asuhan. PRODIKMAS: Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 18-27.

Wardani, K. S. K., & Apollo, A. (2021). Expressive writing dan penurunan simtom kecemasan pada remaja: Meta-analisis. Jurnal Psikologi, 20(1), 1-13.

World Health Organization. (2021). Mental health of adolescents. World Health Organization.

Yasin, M., & Nasrullah, N. (2022). Integrasi nilai-nilai keislaman dalam layanan bimbingan konseling untuk kesehatan mental remaja. Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 5(2), 133-145.




Alamat Penerbit/Redaksi:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Jl. Kapt. Muchtar Basri No. 3 Medan, Telp. (061) 6638296 Homepage: https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/prodikmas Email: prodikmas@umsu.ac.id

 

Lisensi Creative Commons

Jurnal Prodikmas Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.