Gambaran Sanitasi Lingkungan Pada Kejadian Diare Anak Bawah Lima Tahun Yang Dirawat Di Rumah Sakit Haji Medan Pada September-November 2016

Aina Santri, Desi Isnayanti

Abstract


Latar belakang: Diare masih merupakan masalah kesehatan dan penyebab kematian balita. sanitasi lingkungan yang tidak tepat dapat meningkatkan kasus diare. Jenis lantai, kondisi jamban, sumber air minum, kualitas fisik air bersih, tempat pembuangan sampah dan saluran pembuangan air limbah (SPAL) merupakan faktor dominan penyebab penyakit tersebut.Tujuan: untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan pada kejadian diare bayi bawah lima tahun di RS Haji Medan Tahun 2016.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling.Hasil: Dari beberapa sanitasi lingkungan yang diteliti, 60% balita yang terkena diare telah memiliki lantai baik, 40% memiliki jamban sehat, 45% memiliki sumber air minum bersyarat, 35% memiliki kualitas air minum baik, 40% memiliki tempat sampah baik dan 65% memiliki SPAL yang memenuhi syarat.Kesimpulan: Keadaan lingkungan balita dengan diare di RS. Haji Medan telah memiliki kondisi lantai dan SPAL yang baik tetapi untuk kualitas jamban, sumber air minum, kualitas air bersih dan tempat sampah masih belum memenuhi syarat.



Full Text:

PDF

References


Notoatmodjo S. Kesehatan Lingkungan. Kesehatan Masyarakat Ilmu & Seni. Jakarta: Rineka Cipta; 2011.p.167-199

Suraatmaja S. Kapita Selekta Gastroenterologi Anak. Jakarta: Sagung Seto; 2007.p. 1-22.

Christa L, Fischer, Ingrid KF, Nancy B, Mark Y, Neff W, et al. Scaling Up Diarrhea Prevention and Treatment Interventions: A lives Saved Tool Analysis. PLos Medicine. 2011 March; 8(3).

Departemen Kesehatan RI, Profil kesehatan Indonesia 2014. Depkes RI. 2014.

Dinas Kesehatan Kota Medan. Profil kesehatan provinsi Sumut. Pemerintah kota Medan. 2012.

Sastroamoro S, Ismael S. Dasar-dasar metodologi penelitian klinis. Edisi ke 5. Jakarta: CV Sagung Seto. 2013.

Dalyono. 2005. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novrianda, Dwi, Yeni,Fitra, Asterina. Hubungan Karakteristik Ibu dengan Pengetahuan tentang Penatalaksanaan Diare pada Balita. 2014:159-166.

Santosa, Dodi Nawan. Hubungan AntaraTingkat Pendidikan Formal Ibu dengan Prilaku Pencegahan Diare Pada Anak di Keluraham Pacangsawit Surakarta. Universitas Sebelas Maret. 2009.

Mengistie B, Berhane Y, Worku A. Prevalence of diarrhea and associated risk factors among children under-five years of age in Eastern Ethiopia: A Cross-sectional study. Open Journal of Preventive Medicine 3. 2013; 446-453.

Umiati. Hubungan Antara Sanitasi lingkungan dengan Kejadian diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Nogosari Kabupaten Boyolali tahun 2009. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2009.

Notoatmodjo S. Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-prinsip Dasar. Jakarta: PT Rineka Cipta. 2003.

Amaliah, Siti. Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Faktor Budaya dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita di Desa Toriyo Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo tahun 2010. Prosiding seminar nasional Unimus. 2010.

Sintari Lindayani dan R. Azizah. Correlation between Basic House Sanitation and Diarrhea on Children Under Five Years Old at Ngunut Village, Tulungagung. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2013; 7(1) 32–3.

Mubarak, Chayatin. Ilmu Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi. Salemba Medik. Jakarta. 2009


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekretariat:

Gedung Kampus 1 Lantai II Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran (FK) UMSU

Jalan Gedung Arca No. 53 Medan-Sumatera Utara , Kode Pos 20217

Kontak: 0813-7515-0018, E-mail: amj_fk@umsu.ac.id.

 

E-ISSN: 2614-5219