Pengaruh Belajar Mandiri Terstruktur terhadap Keterampilan Klinis Pemasangan Intravenous Line pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran

Mhd. Aditya Pratama Hasibuan, Meizly Andina

Abstract


Keterampilan klinis merupakan salah satu kompetensi yang wajib dikuasai seorang dokter dalam menegakkan diagnosis. Luasnya materi yang harus dikuasai seorang mahasiswa serta minimnya waktu yang tersedia mengharuskan mahasiswa untuk belajar mandiri. Belajar mandiri yang dimaksud yaitu dimana mahasiswa harus menentukan materi apa saja yang harus dikuasainya dan mencari bahan belajarnya sendiri. Pada pembelajaran keterampilan klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU) selain penyampaian materi oleh instruktur, ada waktu yang dibuat untuk mahasiswa belajar mandiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh belajar mandiri terhadap keterampilan klinis pemasangan intravenous line pada mahasiswa FK UMSU. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan rancangan one group pre test post test. Berdasarkan uji T berpasangan, didapatkan nilai-p=0,199 (p>0,05) atau tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara keterampilan klinis sebelum dan sesudah belajar mandiri. Simpulan, belajar mandiri terstruktur tidak berpengaruh terhadap keterampilan klinis pemasangan intravena pada mahasiswa kedokteran.

 

Kata Kunci: belajar mandiri, keterampilan klinis, pemasangan intravenous line



Full Text:

PDF

References


Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia.; 2012.

Lyrawati D. Manual Prosedur Pelaksanaan Objectibe Structured Clinical Examination (OSCE) Jurusan Kedokteran. 2011:3.

Saputra O, Lisiswanti R. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran keterampilan klinik di Institusi Pendidikan Kedokteran. Jurnal Kedokteran. 2015;5(9):104-109.

Loyens SMM, Magda J, Rikers RMJP. Self-Directed Learning in Problem-Based Learning and its Relationships with Self-Regulated Learning. 2008:411-427. doi:10.1007/s10648-008-9082-7

Endriani R, Nazriati E. Pendapat mahasiswa terhadap implementasi kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dengan problem based learning (PBL) di Fakultas Kedokteran Universitas Riau Pekan Baru. Jik. 2009;3(1):10.

Fisher M, King J, Tague G. Development of a self-directed learning readiness scale for nursing education. Nurse Educ Today. 2001;21(7):516-525.

Darmayanti T. Efektivitas Intervensi Keterampilan Self-Regulated Learning dan Keteladanan Dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Mandiri Dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Jarak Jauh. 2001.

Romero CM, Bulik RJ. Self-directed Learning : Looking at Outcomes. 2002;34(3):3-6.

Shin JH, Haynes RB, Johnston ME. Effect of problem-based , self-directed undergraduate education on life-long learning. 1993;148(6):969-976.

Barrows HS. A taxonomy of problem-based learning methods. Med Educ. 1986;20(6):481-486.

Penyusun TIM. Fakultas kedokteran universitas muhammadiyah sumatera utara tahun 2016-2017.

Mcgrath D, Crowley L, Rao S, Toomey M, Hannigan A, Murphy L. Outcomes of Irish graduate entry medical student engagement with self-directed learning of clinical skills. 2016;(March).

Marshall MN, Marshall MN. General practice general practitioners and specialists. 1998:1-4.

Istadi Y. Hubungan antara Dimensi Kepercayaan tentang Hubungan di antara Anggota-Anggota Kelompok dengan Keefektifan Kelompok Tutorial PBL The Correlation between the Dimention of Trust among the Member of. 2011;3(1):16-23.

Faisal R, Shinwari L, Hussain SS. Academic performance of male in comparison with female undergraduate. :204-208.

Tiruan JS. Analisis Prediksi Drop out Berdasarkan Perilaku Sosial Mahasiswa Dalam Educational Data Mining Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan. 2014


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekretariat:

Gedung Kampus 1 Lantai II Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran (FK) UMSU

Jalan Gedung Arca No. 53 Medan-Sumatera Utara , Kode Pos 20217

Kontak: 0813-7515-0018, E-mail: amj_fk@umsu.ac.id.

 

E-ISSN: 2614-5219