Analisis Faktor yang Memengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Polonia Medan

Novita Hasiani Simanjuntak, Putri Rahmi Maharani, Sorimuda Sarumpaet

Abstract


Tahun 2016 prevalensi cakupan pemberian ASI eksklusif di wilayah Puskesmas Polonia Medan kurang dari 21%. Rendahnya prevalensi tersebut mengakibatkan puskesmas ini belum mencapai target yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sehingga penting untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat memengaruhi pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Polonia Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif di wilayah Puskesmas Polonia Medan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain case control yaitu ibu yang memberikan ASI eksklusif sebagai kelompok case dan ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif sebagai kelompok kontrol. Jumlah sampel yaitu 40 orang untuk setiap kelompok dan dipilih dengan metode consecutive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diperoleh proporsi yang lebih tinggi pada kelompok ASI eksklusif dibanding kelompok tidak ASI eksklusif yaitu sosioekonomi rendah (52,5%), inisiasi menyusui dini (55,0%), persalinan normal (65,0%), pengetahuan baik (70,0%), dukungan keluarga (75,0), dukungan suami (90,0%). Pada analisis multivariat variabel yang memiliki pengaruh signifikan dengan pemberian ASI eksklusif adalah dukungan suami (OR = 9,26), dukungan keluarga (OR = 8,22), dan inisiasi menyusui dini (OR = 3,97), dimana dukungan suami merupakan variabel yang paling kuat pengaruhnya.



Full Text:

PDF

References


World Health Organization (WHO). The World Health Organization’s infant feeding recommendation. 2015.

Unicef. Breastfeeding Nutrition. Unicef; 2015.

World Health Organization (WHO). Infant and young child feeding. 2011;A3929.

Unicef Indonesia. Jutaan bayi di Indonesia kehilangan awal terbaik dalam hidup mereka. Jakarta: Unicef Indonesia; 2016.

Andreas NJ, Kampmann B, Le-doare KM. Early Human Development Human breast milk : A review on its composition and bioactivity. Early Hum Dev [Internet]. 2015;1–7. Tersedia pada: http://dx.doi.org/10.1016/j.earlhumdev.2015.08.013

Victora CG, Bahl R, Barros AJD, França GVA, Horton S, Krasevec J, et al. Breastfeeding 1 Breastfeeding in the 21st century : epidemiology , mechanisms , and lifelong eff ect. Lancet [Internet]. 2016;387(10017):475–90. Tersedia pada: http://dx.doi.org/10.1016/S0140-6736(15)01024-7

Sankar MJ, Sinha B, Chowdhury R, Bhandari N, Taneja S, Martines J, et al. Optimal breastfeeding practices and infant and child mortality : a systematic review and meta-analysis. 2015;3–13.

Presiden Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 33 Tahun 2012 Tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia; 2012. hal. 1–42.

Presiden Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia; 2009. hal. 1–48.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 450/Menkes/SK/IV/2004 Tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Secara Eksklusif Pada Bayi di Indonesia Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2015. hal. 1–3.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2015-2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2019. hal. 1–14.

World Health Organization (WHO). World Health Statistic 2014. Geneva: WHO Press; 2014. 1–121 hal.

World Health Organization (WHO). World Health Statistic 2015. Geneva: WHO Press; 2015. 1–164 hal.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2015. Jakarta; 2016. 403 hal.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Info Datin Situasi dan Analisis ASI Ekslusif. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2014. hal. 1–7.

Dinas Kesehatan Sumatera Utara. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2014. Medan: DInas Kesehatan SUmatera Utara; 2014. hal. 1–272.

Madhavi N, Manikyamba D. Evaluation of Factors Responsible for Failure of Exclusive Breast Feeding for First 6 Months-Hospital based Study. 2016;3(6):1701–4.

Iqbal R, Ali M, et all. FACTORS INVOLVED IN FAILURE OF EXCLUSIVE BREAST FEEDING PRACTICES AMONG MOTHERS. 2017;8(1):1113–6.

Maulana H. Promosi Kesehatan. Jakarta: Buku Kedokteran EGC; 2012. 10–11 hal.

Muchacha M, Mtetwa E. Social and Economic Barriers to Exclusive Breast Feeding In Rural Zimbabwe. Int J MCH AIDS. 2015;3(1):16–21.

Monika F. Buku Pintar ASI dan Menyusui. Sulistiyani K, editor. Jakarta: Noura Books; 2014. 18–21 hal.

Ida. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Asi Eksklusif 6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiri Muka Kota Depok Tahun 2011. Indonesia; 2012.

Astuti I. Determinan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Menyusui. Heal Qual. 2013;4(1):1–76.

Sartono A, Utaminingrum H. Hubungan Pengetahuan Ibu, Pendidikan Ibu Dan Dukungan Suami Dengan Praktek Pemberian Asi Eksklusif di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Telogosari Kota Semarang. Gizi Univ Muhhamadiyah Semarang. 2012;1(1):1–9.

Soetjiningsih. Breastfeeding Family. In: Indonesia Menyusui. Jakarta: Badan Penerbit IDAI; 2010.

Ramadani M. Dukungan Keluarga Sebagai Faktor Dominan Keberhasilan Menyusui Eksklusif Family ’ s Support as the Dominant Factor of Exclusive Breastfeeding. 2015;34–41.

Roesli U. Inisiasi Menyusui Dini. Jakarta: Pustaka Bunda; 2008.

Wulandari DR, Dewanti L. Rendahnya Praktik Menyusui pada Ibu Post Sectio Caesarea dan Dukungan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit The Low Practices of Breastfeeding for Sectio Caesarea Women and Health Workers Support in Hospital. 2012;8:393–7.

Fahriani R, Rohsiswatmo R, Hendarto A. Faktor yang Memengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Cukup Bulan yang Dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Sari Pediatr. 2014;15(6):394–402.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekretariat:

Gedung Kampus 1 Lantai II Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran (FK) UMSU

Jalan Gedung Arca No. 53 Medan-Sumatera Utara , Kode Pos 20217

Kontak: 0813-7515-0018, E-mail: amj_fk@umsu.ac.id.

 

E-ISSN: 2614-5219