Pemanfaatan Konten YouTube Kids dalam Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan konten YouTube Kids dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak usia dini melalui kajian berbagai hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library Research). Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional terindeks SINTA dan jurnal internasional bereputasi yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konten YouTube Kids berupa lagu edukatif, cerita animasi, dan video pembelajaran berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan bahasa, kemampuan menyimak, berbicara, dan pelafalan anak usia dini. Efektivitas pemanfaatannya dipengaruhi oleh kualitas konten, durasi penggunaan, karakteristik anak, serta keterlibatan aktif orang tua dalam memilih, mendampingi, dan menyebarkan konten yang ditonton. Di sisi lain, penggunaan yang berlebihan tanpa pengawasan berpotensi mengurangi interaksi sosial yang penting bagi perkembangan bahasa. Oleh karena itu, YouTube Kids perlu dimanfaatkan secara terarah sebagai media pendukung stimulasi bahasa yang melengkapi interaksi langsung antara anak dengan orang tua dan pendidik.
Full Text:
PDFReferences
Al Faqh, M. A., Prasetyo, S., Sibawaihi, & Harianti, D. S. (2025). Dampak Negatif dan Positif Youtube terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini (Studi Kasus di Lingkungan Pelita Kota Mataram). Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 7(1), 57–64. https://doi.org/10.35473/ijec.v7i1.3505
Auliana, N., Khotimah, N., Sya’dullah, A., & Widayati, S. (2024). Dampak Video Youtube Kinderflix terhadap Keterampilan Berbicara Anak Usia 2-3 Tahun. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11803–11810. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6137
Digital, M. (2025). Komitmen pemerintah melindungi anak di ruang digital. In Komdigi.co.id. Indonesi.go.id. https://www.komdigi.go.id/berita/artikel/detail/komitmen-pemerintah-melindungi-anak-di-ruang-digital
Franqueira, V. N. L., Annor, J. A., & Kafali, O. (2022). Age Appropriate Design: Assessment of TikTok, Twitch, and YouTube Kids. https://doi.org/https://doi.org/10.48550/arXiv.2208.02638
Hidayat, Y. (2023). Teori pemerolehan bahasa pada anak usia dini. Jurnal INTISABI, 06(02), 117–126.
Jasiah, Umul Khasanah, Wina Asry, Nur Latifah, & Zulham. (2023). Improving Early Childhood Language Development through “Kiki Miu-Miu” YouTube Videos. Journal of Childhood Development, 3(2), 24–35. https://doi.org/10.25217/jcd.v3i2.3780
Kusumawardhani, A., Segara, A. A., & Supriadi, W. (2019). Peran orang tua dalam pengawasan penggunaan internet pada anak. Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa, 3(3), 1–10. https://doi.org/doi.org/10.30996/.v3i3.3731
Maharani, D., & Budiarti, E. (2022). Pengaruh Media Digital & Mutu Perangkat Terhadap Kemampuan Bahasa Pada AUD Melalui Konten Youtube. JURNAL JENDELA PENDIDIKAN, 2(03), 429–434. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i03.240
Matthew B. Miles, A Michael Huberman, & Johnny Saldana. (2014). Qualitative Data Analisysis (A Methods Sourcebook) (3st Edition). SAGE Publications.
Maulidah, A. S., & Khotimah, N. (2025). Pengaruh Video YouTube Cocomelon sebagai Media Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris pada Anak Kelompok B di TKM Tarbiyatul Athfal. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(3). https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.467
Mestiika, Z. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Nailul Fadhillah, Kusumawardani, R., & Rosidah, L. (2023). Pengaruh Penggunaan Youtube untuk Kemampuan Berbicara pada Anak Usia 4-5 Tahun. Generasi Emas, 6(1), 15–20. https://doi.org/10.25299/ge.2023.vol6(1).11210
Purwadi, H., Fitriyani, L., Raihan Hidayatullah, M., & Kesehatan dan Teknologi PKP DKI Jakarta, I. (2023). Hubungan Intensitas Penggunaan Aplikasi Youtube Dengan Perkembangan Bahasa (Speech Delay) Pada Anak Usia 2-6 Tahun. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6415–6420. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/21490
Ratnaningtyas, L., & Ishaq, M. (2023). Pengaruh Mediasi Orang Tua pada Penggunaan Media Digital Terhadap Perilaku Eksternalisasi Anak Usia Dini. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 3(5), 362–372. https://doi.org/10.17977/um065v3i52023p362-372
Redaksi. (2025). Anak Indonesia Paling Suka Nonton YouTube. In InfoDigital. PT MEDIA INFODIGITAL SEJAHTERA. https://infodigital.co.id/anak-indonesia-paling-suka-nonton-youtube/
Sarini, S., Lismayanti, D., Rosmiyanti, Y., Sumitro, S., Asih, O. R., Ginting, A. K., & Fitriani, D. R. (2025). Mediasi orangtua dengan digital parenting dalam kontrol Pengendalian gadget pada anak usia sekolah. THE JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns, 4(5), 209–214. https://doi.org/10.56922/mchc.v4i5.1077
Sugiyono. (2019). Metode penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Utami, S., & Muthmainah. (2026). Screen Time vs Quality Time dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini : Tinjauan Pustaka. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(1), 145–157. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1568
Zubaidah, R., Muntomimah, S., & Akbar, M. R. (2025). Meningkatkan kemampuan menyimak pada anak usia 5-6 tahun mellui penggunaan media vidio di RA Fatimah Az-Zahra Kecamatan Jabung. Inkrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 45–54. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol7.no2.a11153
DOI: https://doi.org/10.30596/al-hanif.v5i2.30854
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Al-Hanif (Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting)
Alamat Redaksi: Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Kapten Mucktar Basri No.3 Medan
Situs web: http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/ALHANIF/index
Email: alhanif@umsu.ac.id
2.jpg)




