Edukasi Kesehatan Mental Dan Manajemen Stres Bagi Siswa SMK Pariwisata Aisyiyah Sumatera Barat

Nova Rita, Sri Nova Deltu, Astrina Aulia, Misbah Rihadatul Aisy, Muhammad Akmal

Abstract


Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental dan kemampuan manajemen stres siswa SMK Pariwisata ‘Aisyiyah Sumatera Barat melalui edukasi interaktif dan praktik relaksasi. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif dalam pemaparan materi, diskusi terbuka, dan simulasi teknik pengelolaan stres. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep kesehatan mental, sumber stres, serta strategi koping adaptif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta dan keterlibatan guru menunjukkan bahwa program ini relevan dengan kebutuhan sekolah vokasi yang menghadapi tekanan akademik dan persiapan dunia kerja. Edukasi ini selaras dengan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dan Ke’Aisyiyah yang menekankan keseimbangan jasmani dan rohani sebagai fondasi pembentukan manusia berkemajuan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan kesadaran preventif dan keterampilan praktis bagi siswa untuk membangun ketangguhan mental serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat secara psikologis.


Keywords


Edukasi, Kesehatan Mental, Manajemen Stres

Full Text:

PDF

References


Atkinson, R. L., & Hilgard, E. R. (2015). Pengantar Psikologi (16th ed.). Jakarta: Erlangga.

Brooks, H., Irmansyah, I., Syarif, A. K., Pedley, R., Renwick, L., Rahayu, A. P., ... & Bee, P. (2023). Evaluating a prototype digital mental health literacy intervention for children and young people aged 11–15 in Java, Indonesia: a mixed methods, multi-site case study evaluation. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 17(1), 79.

Damayanti, R., & Wulandari, R. (2020). Edukasi Kesehatan Mental pada Remaja Sekolah Menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS), 4(1), 45–52.

Feiss, R., Dolinger, S. B., Merritt, M., Reiche, E., Martin, K., Yanes, J. A., ... & Pangelinan, M. (2019). A systematic review and meta-analysis of school-based stress, anxiety, and depression prevention programs for adolescents. Journal of youth and adolescence, 48(9), 1668-1685.

Gunarsa, S. D. (2006). Psikologi Remaja dan Perkembangannya. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hidayat, A. A. (2017). Pendidikan Kesehatan Mental Remaja. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

IKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemdikbudristek.

Indrawati, S. (2020). Literasi Kesehatan Mental di Kalangan Remaja: Tantangan dan Solusi. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(1), 34–40.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2021). Modul Pembinaan Karakter Siswa: Sehat Mental, Sehat Jiwa. Jakarta: Direktorat SMP.

Ministry of Health Republic of Indonesia. (2018). Pedoman Pelayanan Kesehatan Jiwa Remaja di Sekolah. Jakarta: Kemenkes RI.

Oktaviani, R. (2022). Peran Sekolah dalam Pencegahan Gangguan Mental pada Remaja. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 9(2), 87–94.

Saputra, Y. (2021). Manajemen Stres dan Teknik Relaksasi untuk Remaja Sekolah. Jurnal Konseling dan Psikologi, 3(1), 12–19.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions (8th ed.). Hoboken: Wiley.

Sukmawati, N., & Yulianti, R. (2021). Edukasi Kesehatan Mental untuk Remaja: Pencegahan Dini Gangguan Psikologis di Sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3), 45–52

WHO. (2020). Adolescent mental health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

World Health Organization. (2022). Adolescent mental health. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

Greenberg, J. S. (2016). Comprehensive Stress Management (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Hurlock, E. B. (2003). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Erlangga.

Imran, N., Rahman, A., Chaudhry, N., & Asif, A. (2022). Effectiveness of a school-based mental health intervention for school teachers in urban Pakistan: a randomized controlled trial. Child and adolescent psychiatry and mental health, 16(1), 33.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. Springer Publishing Company.

OECD. (2021). Supporting Students’ Mental Health through Schools. OECD Publishing.

Pham, M. D., Wulan, N. R., Sawyer, S. M., Agius, P. A., Fisher, J., Tran, T., ... & Azzopardi, P. S. (2024). Mental Health Problems Among Indonesian Adolescents: Findings of a Cross-Sectional Study Utilizing Validated Scales and Innovative Sampling

Raniti, M., Rakesh, D., Patton, G. C., & Sawyer, S. M. (2022). The role of school connectedness in the prevention of youth depression and anxiety: a systematic review with youth consultation. BMC public health, 22(1), 2152.

Santrock, J. W. (2012). Adolescence (14th ed.). McGraw-Hill.

Weare, K., & Nind, M. (2011). Mental Health Promotion and Problem Prevention in Schools: What Does the Evidence Say? Health Promotion International, 26(S1), i29-i69.

Yuliawati, D., & Handayani, D. (2020). Efektivitas Pendidikan Psikososial terhadap Tingkat Kecemasan Remaja. Jurnal Psikologi UMM, 8(1), 55–65.




DOI: https://doi.org/10.30596/ihsan.v8i1.26968

DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/ihsan.v8i1.26968.g15347

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


DESKRIPSI GAMBAR

 

DESKRIPSI GAMBAR

 

Online ISSN:2685-9882

This work is licensed under CC BY-NC-ND 4.0