Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Ketepatan Penggunaan Kortikosteroid Pada Pasien Poliklinik Rumah Sakit Malahayati Terhadap Probabilitas Terjadinya Cushing's Syndrome

M. Rafiq Kurniawan, Andri Yunaftri

Abstract


Pendahuluan : Kortikosteroid merupakan salah satu contoh golongan obat yang sering digunakan oleh masyarakat luas. Obat golongan tersebut cukup digemari karena memiliki efek menghambat gejala dari suatu penyakit, sehingga seringkali disebut sebagai obat dewa. Biasanya obat golongan kortikosteroid juga sering diresepkan oleh dokter di rumah sakit sebagai terapi beberapa jenis penyakit. Namun, jika digunakan dalam jangka waktu yang lama dan dosis yang tidak tepat akan menyebabkan terjadinya sekumpulan manifestasi klinis yang disebut sindroma Cushing. Tujuan : Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat pengetahuan dan ketepatan penggunaan obat kortikosteroid pada suatu kelompok masyarakat di rumah sakit terhadap risiko terjadinya sindroma Cushing dengan menghasilkan suatu model probabilitas logistik. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 96 pasien di Poliklinik Rumah Sakit Malahayati yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil : Pada variabel tingkat pengetahuan memiliki nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.015, dimana hasil tersebut lebih kecil dari tingkat signifikansi dan pada variabel ketepatan penggunaan kortikosteroid memiliki nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.001, dimana hasil tersebut lebih kecil dari tingkat signifikansi. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian memiliki kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan dan ketepatan penggunaan obat kortikosteroid berpengaruh signifikan terhadap probabilitas terjadinya sindroma Cushing.


References


EVANS CL. Introduction to Human Physiology. Nature. 1953;172(4366):4-5. doi:10.1038/172004b0

Kelsall A, Newell-Price J. Cushing’s syndrome. Med (United Kingdom). 2021;49(8):483-487. doi:10.1016/j.mpmed.2021.05.006

Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, et al. Buku Ajar Penyakit Dalam Jilid 2. 6th ed. Interna Publishing. 2015;2478-2483

Hernaningsih Y, Soehita S. Sindroma Cushing Pada Kehamilan. Indonesia J Clin Pathol Med Lab. 2018;12(1):23. doi:10.24293/ijcpml.v12i1.837

Soelistijo SA, Gunawan H, Adi C, et al. Exogenous Cushing Syndrome : When do We Get the Benefit of Sindroma Cushing Eksogen : Kapan Penggunaan Dosis Stres Glukokortikoid Bermanfaat ? 2020;7(3):181-185.

Kalpani Depa Alamsyah RE. Evaluasi Penggunaan Obat Kortikosteroid. J Ilm Indonesia. 2022;2(1):1-8.

Nieman Lynnette K. Recent Updates on the Diagnosis and Management of Cushing ’ s Syndrome. Endocrinol Metab. 2018;33:139-146.

Permatasari CA, Marpaung FR. Exogenous Cushing’s Syndrome with Subsequent Secondary Adrenal Insufficiency in Patients with Long Term Steroid Usage. Medico-Legal Updat. 2021;21(1):738-743. doi:10.37506/mlu.v21i1.2401

Pivonello R, Ferrigno R, De Martino MC, et al. Medical Treatment of Cushing’s Disease: An Overview of the Current and Recent Clinical Trials. Front Endocrinol (Lausanne). 2020;11(December). doi:10.3389/fendo.2020.00648

Salma S. Case Report on Steroid Induced Cushing Syndrome. J Drug Deliv Ther. 2019;9(4-s):598-600. doi:10.22270/jddt.v9i4-s.3269

Setiawan O, Sari M, Susiyarti S. Gambaran Penggunaan Obat Kortikosteroid Di Puskesmas Talang Kabupaten Tegal. 2021;10(November 2020).

Lestari Z, Simamora S. Peresepan Obat Kortikosteroid Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau Prescription of Corticosteroid Drug in Outpatient Patients in Puskesmas Simpang Periuk Lubuk Linggau City. J Kesehatan Pharmasi. 2021;3(1):17-24.




DOI: https://doi.org/10.30596/jih.v4i2.13657

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Jln.Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Telp/HP/Whatsapp: +62 8112570085, +62 857-6248-0974
Website : http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JIH/index
Email : implementahusada@umsu.ac.id