Hubungan Kejadian Tuberkulosis Paru dengan Riwayat Vaksinasi BCG pada Pasien Dewasa di Puskesmas Medan Area Selatan

Elman Boy, Muhammad Salim Hafizh, Muhammad Hendarta, Khairatul Fithriyah, Dwi Nurul Rahmadani, Dinda Etika Sury, Khofifah Indrawati Tanjung, Delva Anzani, Bahdi Satya Prawira Harahap

Abstract


Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia. Dengan mendapatkan vaksinasi Bacillus Calmette-Guerin (BCG), TB paru dapat dicegah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan imunisasi BCG untuk membantu mencegah tuberkulosis. Hasilnya, kami menyelidiki hubungan antara prevalensi TB paru dan riwayat imunisasi BCG pada pasien dewasa.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian tuberkulosis paru dengan riwayat vaksinasi BCG pada pasien dewasa
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional di Puskesmas Medan Area Selatan. Subyek penelitian adalah pasien tuberkulosis yang telah dikonfirmasi pemeriksaan penunjang dengan rapid molecular test (TCM). Riwayat vaksinasi BCG diperoleh melalui interogasi dan inspeksi lengan kiri atau kanan subjek. Sampel dipilih dengan cara total sampling. Subjek penelitian berjumlah 21 orang dengan rentang usia dewasa (26-65 tahun), 12 orang wanita dan 9 orang pria. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui korelasinya
Hasil: Dari 21 subjek, 71,4% telah diimunisasi dan 28,6% belum diimunisasi. rentang usia yang diperoleh adalah dewasa 38,1% dan lansia 61,9%. Karakteristik Jenis Kelamin diperoleh 57,1% perempuan dan 9% laki-laki. Karakteristik berdasarkan status pendidikan diperoleh SD 33,3%, SMP 0%, SMA 52,4%, Sarjana 14,3%. Karakteristik status ekonomi diperoleh tinggi 28,6%, sedang 52,4%, rendah 19,0%. Tidak ada hubungan antara status imunisasi BCG dengan TB Paru (p=0,481).
Kesimpulan: Tidak ada hubungan imunisasi BCG dengan kejadian TB paru dewasa.


Keywords


BCG, tuberkulosis paru, vaksin

References


Organization WH. Global Tuberculosis Report.; 2021.

Qu M, Zhou X, Li H. BCG vaccination strategies against tuberculosis: updates and perspectives. Hum Vaccines Immunother. 2021;17(12):5284-5295. doi:10.1080/21645515.2021.2007711

CDC. World TB Day. Published online 2022:1-2.

Rukmini, Chatarina U. Kejadian TB Paru Dewasa di Indonesia (Analisis Data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2010). Bul Penelit Sist Kesehat. 2011;14(4):320-331.

Fatima S, Kumari A, Das G, Dwivedi VP. Tuberculosis vaccine: A journey from BCG to present. Life Sci. 2020;252(April):117594. doi:10.1016/j.lfs.2020.117594

Pralambang SD, Setiawan S. Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis di Indonesia. J Biostat Kependudukan, dan Inform Kesehat. 2021;2(1):60. doi:10.51181/bikfokes.v2i1.4660

Usher NT, Chang S, Howard RS, et al. Association of BCG Vaccination in Childhood with Subsequent Cancer Diagnoses: A 60-Year Follow-up of a Clinical Trial. JAMA Netw Open. 2019;2(9):1-12. doi:10.1001/jamanetworkopen.2019.12014

Mangtani P, Abubakar I, Ariti C, et al. Protection by BCG vaccine against tuberculosis: A systematic review of randomized controlled trials. Clin Infect Dis. 2014;58(4):470-480. doi:10.1093/cid/cit790

Gong W, Liang Y, Wu X. The current status, challenges, and future developments of new tuberculosis vaccines. Hum Vaccines Immunother. 2018;14(7):1697-1716. doi:10.1080/21645515.2018.1458806

Ryan Noerfitrah. Karakteristik Kejadian Tb Paru Pada Orang Dewasa Dengan Riwayat Vaksinasi Bcg. Published online 2022.

Morika, HD E. Hubungan Vaksinasi BCG dengan Kejadian TB Paru Di Rumah Sakit. J Kesehat Med Saintika. 2021;12(1):198. doi:10.30633/jkms.v12i1.893

Khairunnisa C, Nadira CS, Yuziani Y. Tingkat Pengetahuan Tatalaksana Tuberkulosis Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malikussaleh. AVERROUS J Kedokt dan Kesehat Malikussaleh. 2021;7(1):27. doi:10.29103/averrous.v7i1.4132

Pangaribuan L, Kristina, Perwitasari D, Tejayanti T, Lolong DB. Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis pada Umur 15 tahun ke Atas di Indonesia (Analisis Data Survei Prevalensi Tuberkulosis (SPTB) Di Indonesia 2013-2014). Bul Penelit Sist Kesehat. 2020;23(1):10-17.

Boy, E. Efektifitas Pelatihan Kader Tb. J Pendidik Kedokt Indones. 2015;4(2):83-89.

Sartika I, Insani W, Abdulah R. Assessment of health-related quality of life among tuberculosis patients in a public primary care facility in Indonesia. J Glob Infect Dis. 2019;11(3):102. doi:10.4103/jgid.jgid_136_18

Shete PB, Reid M, Goosby E. Message to world leaders: we cannot end tuberculosis without addressing the social and economic burden of the disease. Lancet Glob Heal. 2018;6(12):e1272-e1273. doi:10.1016/S2214-109X(18)30378-4

Asyary A, Mahendradhata Y. Unfinished first-line tuberculosis treatment in primary care in Indonesia. Fam Med Prim Care Rev. 2019;21(2):185-188. doi:10.5114/fmpcr.2019.84556

Rahmayuli P, Lubis DM, Kedokteran F, et al. Hubungan Merokok dengan Hasil Pemeriksaan Bakteriologis Sputum pada. Bul Farmaterra. 2018;3(2):88-96.

Evawani M S, Netti Etalia br B, Mindo Tua S. Melalui Media Promosi Kesehatan Di Desa Luaha Idano Pono Kecamatan Pulau-Pulau Batu Barat Kabupaten Nias Selatan. J Pengabdi Masy Univ Sari Mutiara Indones. 2021;2(September):252-265.

Susilawati TN, Larasati R. A recent update of the diagnostic methods for tuberculosis and their applicability in Indonesia: a narrative review. Med J Indones. 2019;28(3):284-291. doi:10.13181/mji.v28i3.2589




DOI: https://doi.org/10.30596/jih.v4i3.16327

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Jln.Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Telp/HP/Whatsapp: +62 8112570085, +62 857-6248-0974
Website : http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JIH/index
Email : implementahusada@umsu.ac.id