Presentasi Diri Penari Jaipong Laki-laki di Karawang

Adib Fathin Syarifuddin, Universitas Singaperbangsa Karawang, Zainal Abidin, Universitas Singaperbangsa Karawang, Ana Fitriana Poerana, Universitas Singaperbangsa Karawang
Received: 2025-05-09
Accepted: 2026-10-29
Published: 2026-03-13

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis presentasi diri penari Jaipong laki-laki di Kabupaten Karawang dalam menghadapi stereotip gender dan membangun identitas melalui seni tradisional. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz digunakan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif 6 penari laki-laki yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penari menggunakan strategi komunikasi non-verbal, seperti gerakan geol (goyang pinggul) dan kontak mata, untuk berinteraksi dengan penonton serta kode-kode (siulan, lirikan mata) untuk koordinasi antarpenari. Komunitas tari berperan sebagai ruang safe space yang memperkuat identitas dan kekompakan melalui latihan kolaboratif. Meskipun menghadapi stigma seperti anggapan "tidak maskulin", penari merekonstruksi makna maskulinitas dengan menegaskan bahwa gerakan Jaipong mengandung kekuatan dan semangat khas Sunda. Simpulan penelitian menggarisbawahi bahwa komunikasi dalam seni tradisional tidak hanya menjadi medium ekspresi budaya, tetapi juga alat negosiasi identitas gender di tengah tekanan sosial.

Full Text:

PDF

References


Akhidatussolihah, J., Poerana, A. F., & Lubis, F. O. (2021). Dramaturgi Media Sosial: Fenomena Penggunaan Fake Account Instagram Pada Penggemar K-POP Perempuan di Karawang. In UNIVERSITAS (Vol. 7, Issue 1). www.wearesocial.com

Amelia, S., Fajriyah, F., Ulfa, D. S., & Stefani, D. H. L. (2023). Transmedia Education: Masculinity in TikTok within Traditional Dance. Nalar: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan , 2(2), 71–78. https://doi.org/10.31004/aulad.vxix.xx

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The Social Construction of Reality. Penguin Group. https://amstudugm.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/social-construction-of-reality.pdf

Connell, R. W. (2020). Masculinities. Taylor & Francis. https://books.google.co.id/books?id=cSfxDwAAQBAJ

Gusdia, S. (2019). Konstruksi Makna Maskulinitas Bagi Pria Androgini. Universitas Singaperbangsa Karawang.

Harwanto, D. C. (2021). Kesenian Kentrung di Kabupaten Jepara: Kajian Interaksionisme Simbolik. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 4(1), 52–66. https://doi.org/10.37368/tonika.v4i1.255

Jumantri, M. C., & Nugraheni, T. (2020). Pengkajian Gaya Busana Tari Jaipongan Karya Sang Maestro. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 4(1), 9. https://doi.org/10.24114/gondang.v4i1.16324

Keane, H. (2021). Listening to the Voices of Boys in Dance. University of Wolverhampton.

Musdafid, H. (2023, May 21). Apakah Stigma terhadap Penari Laki-Laki Sudah Mulai Berkurang? . https://www.kompasiana.com/hadyulmusdafid5180/6419373ed734ba685b674b42/apakah-stigma-terhadap-penari-laki-laki-sudah-mulai-berkurang?page=all&page_images=1

Nugraheni, T., Narawati, T., & Budiman, A. (2021). Jaipong Dance: Representation of Local Culture, Popular Culture and Global Culture. International Journal of Social Sciences and Humanities Invention, 8(12), 6716–6725. https://doi.org/10.18535/ijsshi/v8i12.02

Putri, L. M. (2018). Pengkaryaan Maskulinitas Penari Jaipong Pria dalam Fotografi Portrait. Universitas Pasundan.

Rasid, R., Djafar, H., Santoso, B., Program Doktor, M., & Kependidikan Islam, K. (2021). Alfred Schutz’s Perspective in Phenomenology Approach: Concepts, Characteristics, Methods and Examples. International Journal of Educational Research, 2(1). https://ijersc.org/

Sari, A. N., Abidin, Z., & Poerana, A. F. (2023). Presentasi Diri dan Praktik Hustle Culture pada Mahasiswa . Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(1), 296–307. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i1.3915




DOI: https://doi.org/10.30596/jisp.v7i1.24342

Refbacks

  • There are currently no refbacks.