Pengaruh Model Pembelajaran Socratic terhadap Hasil Belajar Siswa Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 6 Samarinda
Abstract
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui besaran signifikansi pengaruh model Pembelajaran Socratic terhadap hasil belajar siswa Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 6 Samarinda jika dibandingkan dengan model Pembelajaran Konvensional. Penelitian ini didasari oleh temuan bahwa masih banyak guru yang mengglorifikasi model Pembelajaran Konvensional dengan alasan kemudahan dan kepraktisan. Namun hasil belajar yang diperoleh siswa tidak mengalami peningkatan signifikan, bahkan cenderung menurun diakibatkan siswa tidak mampu membentuk pemahamannya secara utuh, otentik, dan mendalam. Jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan tes melauli pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang dikenakan perlakuan model Pembelajaran Socratic memiliki pemahaman yang lebih baik yang ditandai dengan naiknya hasil belajar siswa. Bahkan hasil belajar dengan model Pembelajaran Socratic siswa menunjukkan pemahaman siswa pada tingkat sangat tinggi daripada model Pembelajaran Konvensional dengan nilai pada kelas eksperimen sebesar 40% dan kelas kontrol sebesar 10%. Penelitian ini dapat menjadi acuan bahwa model pembelajaran yang menekankan pada pemahaman mendalam akan meningkatkan hasil belajar siswa secara mendalam.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Cahyani, L. S. (2021). The Influence of Competency-Based Training on Vocational Students’ Preparedness for the Job Market. Journal of Vocational Education, 25(3), 233-246.
Clark, R. 1981. Cognitive Prescriptive Theory and Psychoeducational Design. California: University of Souther California.
Degeng, I. N. (1989). Ilmu Pengajaran Taksonomi Variabel. Jakarta: Depdikbud.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Griffith, M. (2022). The Socratic Method and Student-Centered Learning: Enhancing Reflective Thinking. Journal of Educational Practices, 31(2), 110-125.
Hariyanto, M. (2012). Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Interaksi dalam Proses dan Hasil Belajar Mengefrais Roda Gigi Lurus pada Siswa SMK. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.
Harris, L. (2021). Active Learning Through the Socratic Method: Empowering Students to Think Critically. Journal of Higher Education Pedagogy, 28(4), 47-60,
Hodge, D. (2023). Collaborative Learning Through the Socratic Method: A Modern Application in Higher Education. Journal of Collaborative Learning, 15(4), 77-91.
Jang, H., Reeve, J., & Deci, E. L. (2012). The Role of Internship in Enhancing Vocational Students’ Self- Efficacy and Career Intentions. Journal of Career Developments, 48(2), 142-159.
Kustiani, I. (2006). Manfaat Hasil Belajar Pengelolaan Usaha Boga dalam Program Broad Based Education (BBE) dan Life Skill pada Kesiapan Membuka Usaha Patiseri. Skripsi tidak diterbitkan. Bandung: PKK FPTK Universitas Pendidikan Indonesia.
Mitchell, D. (2020). Collaborative Learning in the Socratic Classroom: The Role of Peer Interaction in Critical Thinking. Journal of Collaborative Education, 15(1), 85-98
Mukhadis, A. (2013). Evaluasi Program Pembelajaran Bidang Teknologi: Terminologi, Prosedur Pengembangan Program, dan Instrumen. Malang: Bayumedia.
Mukhadis, Amat. 2003. Pengorganisasian Isi Pembelajaran Tipe Prosedural: Kajian Empirik pada Latar Sekolah Menengah Kejuruan rumpun Teknologi. Malang: Universitas Negeri Malang-UM Press.
Nelson, R. (2020). Dialogic Pedagogy: Socratic Methods in Modern Education. International Journal of Educational Research, 42(6), 75-89.
Post, J. (2023). Socratic Questioning and Its Impact on Student Engagement and Reasoning. Teaching Philosophy, 26(3), 223-240.
Reich, R. (2024). The Socratic Method in Modern Education: From Law Schools to General Classrooms. Journal of Educational Innovation, 40(2), 112-126.
Reinhardt, R., & Kessler, J. (2022). The Socratic Method and Critical Thinking: An Analysis of Its Pedagogical Significance. Journal of Pedagogical Studies, 34(1), 45-59.
Sarjana, S., Sartono, S., Khayati, N., Praswiyati, P., & Warini, L. (2019). Important Role SMK to Optimally Implemet Technical and Vocational Education and Training (TVET). PAEDAGOGIA, 22(2), 101-119.
Schunk, D. H. (1990). Goal Setting and Self-Efficacy During Self-Regulated Learning. Educational Psychologist, 25(1), 71-86.
Smith, P. (2021). Socrates and the Evolution of Socratic Questioning in Education. Educational Philosophy and Theory, 53(7), 844-857.
Sudjana, N. 2005. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Uno, H. (2007). Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Winkel, W.S. (2005). Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT Media Abadi.
Wulandari, B., & Surjono, H. D. (2013). Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Motivasi Belajar PLC di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(2), 178-191.
DOI: https://doi.org/10.30596/jppp.v7i1.31081
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran [JPPP]
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: jppp@umsu.ac.id

Creation is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

