Kurikulum Merdeka Belajar: Dinamika Guru dalam Proses Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

Haposan Simanjuntak, Lismawati Simarmata, Yulidartini Batee, Soriani Gulo, Srianti Hutabarat

Abstract


Kurikulum merdeka belajar menjadi produk pendidikan yang mengembirakan karena semakin menciptakan ruang kebebasan bagi anak didik dalam menggali potensi dirinya.Namun disatu sisi juga mengakibatkan masalah bagi masyarakat, sekolah dan terkhusus guru sebagai implementator sebab terkesan buru-buru karena ketidaksiapan infrastruktur, SDM dan biaya. Dengan menggunakan metode studi literatur dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan dan membandingkan dengan kebijakan pemerintah yang diberlakukan untuk menemukan problem dan solusi atas kebijakan kurikulum merdeka Belajar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan sekolah belum sepenuhnya sanggup untuk melaksanakan segala prinsip dan nilai dari kurikulum merdeka belajar tersebut disebabkan kesejangan kualiatas antar sekolah,ketidak seragaman standar pendidikan,kesulitan dalam monitoring evaluasi,kesiapan guru serta keterbatasan sumber daya dan finansial.Hal ini justru menimbulkan masalah baru sehingga hasil tidak maksimal seperti yang diharapkan oleh sebab itu perlu pembenahan yang secepatnya di dalam berbagai sektor.Seperti pemberian dukungan dan sumber daya tambahan,pengembangan kurikulum bersama,penambahan infrastruktur teknologi digital serta pelatihan dan pegembangan kompetensi guru.

Keywords


Dinamika, Kurikulum Merdeka Belajar, Implementasi

Full Text:

PDF

References


Agustian, U., Niar, H., & Salsabila. (2021). PERAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAMPEMBELAJARAN. Islamika : Jurnal Keislamandan Ilmu Pendidikan, 3.

Anindito Aditomo, P. D. (2018). Ketimpangan Mutu dan Akses Pendidikan di Indonesia: Potret Berdasarkan Survei PISA 2015. Kilas Pendidikan, 17.

Baharudin, H. (2017). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Sistem kepemimpinan Kepala Madrasah. Jurnal Ilmu Tarbiyah At-Tajdid, 6(1), 1–26.

Eliza, D. (2022). Jenis-JenisPelatihan Peningkatan Profesional Guru PAUD di Indonesia. JURNALBASICEDU, 6. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3055

H.A.R, T. (2006). StandarPendidikan Nasional Suatu Tinjauan Kritis. Rineka Cipta.

HR, S., & Wakia, N. (2021). Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi. ADAARA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 11. https://doi.org/https://doi.org/10.35673/ajmpi.v11i2.2149

Jamun, Y. M. (2018). DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PENDIDIKAN. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 10(1), 48–52. https://doi.org/10.36928/jpkm.v10i1.54

Jannah, F. (2022). PROBLEMATIKA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR 2022. Al YAZIDIY: Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Pendidikan, 4. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/ay.v4i2.36

Katiningsih, E. D. (2015). Panduan Penyusunan Studi Literatur. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto.

Komari, Aslan, & Rusiadi. (2025). POTRET TANTANGAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA. 615–624. https://doi.org/https://doi.org/10.47353/bj.v5i4.616

Laksono, T. A. (2022). Evaluasi Pengembangan Kurikulum Pendidikan. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3

Nasution, E. (2016). Problematika Pendidikan di Indonesia. Jurnal Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah IAIN Ambon, 1.

Nurhikmah, I. (2019). PERANKELOMPOKKERJAGURU(KKG) DALAMMENINGKATKAN KOMPETENSIPEDAGOGIKGURU. AL – KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA, 2.

Nusran. (2018). PENGARUH PENGALAMAN KERJA, PEMBERIAN INSENTIF DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU DI SMA 27 BONE. Yume ; Jurnal of Mangement, 1.

Parjaman, H. T. (2017). KOLABORASI ANTAR INSTITUSI DALAM OPTIMALISASI PROGRAM “BANJAR CERDAS” PADA JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH DI KOTA BANJAR. Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 4. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/dak.v4i4

Qomariyah, N. (2022). Transisi Kurikulum 2013 Menjadi Kurikulum Merdeka: Peran dan Tantangan dalam Lembaga Pendidikan. ISLAMIC RELIGION EDUCATION CONFERENCE I-RECON2022. https://doi.org/https://doi.org/10.15575/gdcs.v10i

Sanjaya, H. W. (2016). PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Prenada Media.

Suhandani, D., & Kartawinata, J. (2014). Identifikasi Kompetensi Guru Sebagai Cerminan Profesionalisme Tenaga Pendidik Di Kabupaten Sumedang (Kajian Pada Kompetensi Pedagogik). Mimbar Sekolah Dasar, 1(2). https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v1i2.874

Suhandi, A. M. (2022). Guru dan Tantangan Kurikulum Baru: Analisis PeranGuru dalam Kebijakan Kurikulum Baru. Jurnal Basicedu, 6. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3172

Tedjawati, J. M. (2011). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Lesson Study : Kasus Di Kabupaten Bantul. 17.

Winandar, M. L. (2022). Analisis Pengelolaan Sarana dan Prasana Pendidikan Sekolah Dasardi Desa dan di Kota. Naturalistic:Jurnal Kajian Penelitian Dan Pendidikan Dan Pembelajaran, 6. https://doi.org/https://doi.org/10.35568/naturalistic.v6i2.1684




DOI: https://doi.org/10.30596/jppp.v7i1.31177

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran [JPPP]

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: jppp@umsu.ac.id


Creative Commons License
Creation is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License