Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara)
Abstract
Regional government financial performance is an important aspect in public financial management. The ability of local governments to manage financial resources efficiently and effectively will influence the success of development and public services in the area. Therefore, it is necessary to evaluate the factors that influence local government financial performance. This research aims to analyze the influence of Regional Original Income (PAD) and Capital Expenditures on the Financial Performance of the Regional Government of North Sumatra Province, where financial performance is measured by the efficiency ratio. This research uses secondary data from the North Sumatra Province Regional Revenue and Expenditure Budget Realization Report (APBD) for the 2019-2022 period. Data analysis was carried out using the multiple linear regression method. The research results show that PAD partially has a positive and significant effect on local government financial performance, while capital expenditure has a negative and significant effect on local government financial performance. The coefficient of determination (R²) value in this research is 0.437, which means that the Regional Original Income and Capital Expenditure variables are able to explain 43.7% of the variation in Regional Government Financial Performance, while the remaining 56.3% is explained by other variables outside the research model..
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amanda, C. D., & Praptoyo, S. (2023). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Daerah Terhadap Kinerja Keuangan Daerah. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 12(5), 1–17.
Antari, N. P. G. S., & Sedana, I. B. P. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 7(2), 1080–1110. https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2018.v7.i02.p19
Atmoko, C. A., & Khairudin, K. (2022). Dampak Pendapatan Daerah dan Belanja Modal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 10(2), 291–296. https://doi.org/10.37641/jiakes.v10i2.1295
Ayinde, K., Kuranga, J., & Lukman, A. F. (2015). Modeling Nigerian Government Expenditure, Revenue and Economic Growth: Co-Integration, Error Correction Mechanism and Combined Estimators Analysis Approach. Asian Economic and Financial Review, 5(6), 858–867. https://doi.org/10.18488/journal.aefr/2015.5.6/102.6.858.867
Darwanis, D., & Saputra, R. (2014). Pengaruh Belanja Modal terhadap Pendapatan Asli Daerah dan Dampaknya Pada Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Di Provinsi Aceh). Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, 1(2), 183–199. https://doi.org/10.24815/jdab.v1i2.3628
Ekasuryana, I. P. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Perimbangan Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Universitas Pakuan Bogor. Fathah, R. N. (2017). Analisis Rasio Keuangan untuk Penilaian Kinerja pada Pemerintah
Daerah Kabupaten Gunung Kidul. EBBANK, 8(1), 33–48.
Ghazali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Pogram IBM SPSS Edisi Sembilan. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Halim, A. (2004). Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba Empat. Halim, A. (2008). Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba Empat.
Halim, A., & Kusufi, S. (2016). Teori, Konsep dan Aplikasi-Akuntansi Sektor Publik.
Salemba Empat.
Indriyani, P., Haryanto, A., & Herlisnawati, D. (2019). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi pada Pemerintah Kota Depok Periode 2011-2017. Universitas Pakuan Bogor.
Kementerian Dalam Negeri. (2006). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. In Kementerian Dalam Negeri (13). kemendagri.go.id : 73 hlm.
Kementerian Dalam Negeri. (2020). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. In Kementerian Dalam Negeri (77). BN.2020/No.1781, kemendagri.go.id : 5 hlm.
Kementrian Keuangan. (2010). PP 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan ini menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. In Kementerian Keuangan (71). https://djpk.kemenkeu.go.id/attach/post-pp-no-71-tahun-2010-tentang-standar- akuntansi-pemerintahan/PP71.pdf.
Lathifa, H., & Haryanto. (2019). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2017. Diponegoro Journal Of Accounting, 8(2), 2–10.
Mardiasmo. (2002). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Penerbit Andi. Mulyani, S., & Wibowo, H. (2017). Pengaruh Belanja Modal, Ukuran Pemerintah Daerah, Intergovernmental Revenue dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan. Kompartemen, 15(1), 57–66.
Nugroho, F. (2012). Pengaruh Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Kinerja Keuangan Daerah dengan Pendapatan Asli Daerah Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus di Propinsi Jawa Tengah). Universitas Diponegoro.
Padang, N. N., & Padang, W. S. (2023). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara. JRAK, 9(2), 303–318.
Pemerintah Pusat. (2004). Undang-undang (UU) Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. In Pemerintah Pusat (33). LN. 2004/ No. 126, TLN NO.4438, LL SETNEG : 44 HLM.
Pemerintah Pusat. (2005). Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. In Pemerintah Pusat (58). LN. 2005 No. 140, TLN No. 4578 LL SETNEG : 69 HLM. https://peraturan.bpk.go.id/Details/49730/pp-no- 58-tahun-2005
Pemerintah Pusat. (2014). Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. In Pemerintah Pusat (23). LN.2014/No. 244, TLN No. 5587, LL SETNEG: 212 HLM.
Pratiwi, T. Y. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Belanja Modal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2012-2016. Universitas Negeri Yogyakarta
DOI: https://doi.org/10.30596/21423



