Valuasi Ekonomi Sektor Perikanan dan Pariwisata Kawasan Waduk PLTA Koto Panjang di Kecamatan XIII Koto Kampar

Zamri Daresdi : Universitas Riau , Eriyati Eriyati : Universitas Riau , Ando Fahda Aulia : Universitas Riau

Abstract


The Koto Panjang hydropower reservoir is located in Kampar Regency, Riau Province, which is used for various community needs such as hydropower, fisheries and tourism. However, the use of the Koto Panjang hydropower reservoir for the fisheries and tourism sectors has not been economically measurable, so it is necessary to conduct a study on the amount of economic value of the use of the reservoir as the basis for sustainable management efforts. This research was conducted in May – July 2025 with the aim of calculating the economic value of the fisheries and tourism sectors in the Koto Panjang Hydropower Reservoir area. The method used for the fisheries sector with a floating net cage system (KJA) is the market price method (Market Price Method) while for the tourism sector with the travel cost method (Travel Cost Method). The data used in this study is primary data in the form of a questionnaire with a total population of 10 people for the fisheries sector and a sample of 100 people for the tourism sector. The results of the study show that the economic valuation of the Koto Panjang hydropower reservoir area from the fisheries sector with the Floating Net Cage (KJA) system is Rp 3,147,747,000 per year with a total fishery production of 188,820 kg/year or Rp. 16,670 kg/year. Meanwhile, the economic valuation value of the tourism sector is Rp. 102,063,866,780,- per year with the average travel cost of respondents/visits of Rp. 201,400.


Keywords


Economic Valuation, Power Plant, Koto Panjang, Floating Net, Tourist.

Full Text:

PDF

References


Andani, Y., A'in, C., & Solichin, A. (2023). Valuasi ekonomi pemanfaatan sumberdaya perikanan dan pariwisata Waduk Kedung Ombo subwilayah Kabupaten Boyolali. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 10(1), 36–41.

Hudiono, R. (2022). Keputusan berwisata ke Labuan Bajo ditinjau dari faktor demografi wisatawan. Jurnal Riset Terapan Mataram, 2(2).

Jumiati, S., Eriyati, E., & Aulia, A. F. (2021). Nilai ekonomi pemanfaatan Waduk Sungai Paku untuk kegiatan budidaya perikanan di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(3), 107–113.

Lestari, O. F. (2017). Analisis nilai ekonomi objek wisata Air Terjun Tanjung Belit di Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar dengan pendekatan metode biaya perjalanan. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi, 4(1), 537–549.

Liana, T. B., Purwanti, F., & Sulardiono, B. (2022). Valuasi ekonomi nilai manfaat langsung Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Jurnal Pasir Laut, 6(2), 88–96.

Pratama, D. S., Syaukat, Y., & Ekayani, M. (2017). Estimasi nilai ekonomi dan eksternalitas negatif pemanfaatan Waduk Darma. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 4(1), 13–27.

Prayuda, A. B., Purwanti, F., & Wijayanto, D. (2018). Potensi pengembangan wisata air di Waduk Jatibarang, Semarang berbasis nilai ekonomi. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 6(2), 103–110.

Riza, M. S. (2017). Dampak pengembangan keramba jaring apung terhadap daya dukung Waduk Koto Panjang di Kabupaten Kampar. IPTEKIN: Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi, 2(2), 27–41.

Sadono, D. T., An, D., & Umar, Z. (2021). Analisis ekonomi budidaya ikan mas (Cyprinus carpio) KJA Waduk PLTA Koto Panjang. Dinamika Lingkungan Indonesia, 8(1), 29–41.

Sandro, Y., Saputra, S. W., & Wijayanto, D. (2018). Valuasi ekonomi manfaat langsung dan tidak langsung kawasan Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 6(3), 326–332.

Saragih, D. F., Woesono, H. B., & Falah, M. D. (2023). Valuasi ekonomi ekowisata Arboretum Aek Natonang Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara dengan pendekatan travel cost method. Jurnal Wana Tropika, 13(2), 62–71.

Siagian, M. (2018). Pengaruh budidaya keramba jaring apung terhadap struktur komunitas perifiton pada substrat yang berbeda di sekitar Dam Site Waduk PLTA Koto Panjang Kampar Riau. Akuatika Indonesia, 3(1), 26–35.

Sihombing, F., Warningsih, T., & Zulkarnaeni. (2018). Nilai ekonomi Waduk PLTA Koto Panjang Kampar Provinsi Riau dengan menggunakan pendekatan produktivitas rent. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 4(2), 1–11.

Sujarweni, V. W. (2024). Metodologi penelitian. Yogyakarta, Indonesia: Pustaka Baru Press.

Wahyudy, H. A., Bahri, S., & Tibrani, T. (2016). Optimasi usaha budidaya ikan air tawar pada keramba jaring apung di Waduk PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Agribisnis, 18(1), 12–25.

Warningsih, T., Djokosetiyanto, D., Fahrudin, A., & Adrianto, L. (2016). Penilaian ekonomi jasa penyediaan ekosistem Waduk Koto Panjang Kabupaten Kampar Riau. Berkala Perikanan Terubuk, 44(1), 1–12.

Yulhadis, Y., Tang, U. M., & Nursyirwani, N. (2018). Analisis dampak lingkungan budidaya ikan dalam keramba di Waduk Sungai Paku Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Jurnal Ilmu Lingkungan, 12(1), 1–14.




DOI: https://doi.org/10.30596/ekonomikawan.v26i1.30961

 View My Stats