Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Manajemen Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PPKn di Tingkat SMA
Abstract
Abstract: This study aims to analyze the integration of deep learning and principal management in the implementation of the Independent Curriculum in Pancasila and Citizenship Education (PPKn) at the high school level. The study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were obtained through a study of various literature, policy documents, and relevant research findings on deep learning, principal leadership, and the Independent Curriculum. Data analysis was conducted descriptively through the processes of reduction, categorization, interpretation, and drawing conclusions. The results show that deep learning supports the creation of more meaningful, contextual, reflective, and student-centered PPKn learning. The success of its implementation is greatly influenced by the role of the principal as an instructional leader who is able to build a collaborative culture, facilitate teacher professional development, and create a conducive learning ecosystem. The synergy between deep learning and principal management contributes to strengthening students' civic competence, Pancasila character, and 21st-century skills. Therefore, the integration of the two is a crucial factor in optimizing the implementation of the Independent Curriculum in PPKn learning in high school.
Keywords: In-depth Learning, Principal Management, Independent Curriculum, Civics, Citizenship Competence.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi pembelajaran mendalam (deep learning) dan manajemen kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi berbagai literatur, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian yang relevan mengenai pembelajaran mendalam, kepemimpinan kepala sekolah, dan Kurikulum Merdeka. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam mendukung terciptanya pembelajaran PPKn yang lebih bermakna, kontekstual, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh peran kepala sekolah sebagai instructional leader yang mampu membangun budaya kolaboratif, memfasilitasi pengembangan profesional guru, serta menciptakan ekosistem pembelajaran yang kondusif. Sinergi antara pembelajaran mendalam dan manajemen kepala sekolah berkontribusi terhadap penguatan kompetensi kewarganegaraan, karakter Pancasila, serta keterampilan abad ke-21 peserta didik. Oleh karena itu, integrasi keduanya menjadi faktor penting dalam optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PPKn di SMA.
Kata Kunci: Pembelajaran Mendalam, Manajemen Kepala Sekolah, Kurikulum Merdeka, Ppkn, Kompetensi Kewarganegaraan.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Branson, M. S. (1998). The role of civic education: A forthcoming education policy task force position paper from the communitarian network. Center for Civic Education.
Budimansyah, D. (2022). Pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa. Bandung: UPI Press.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791
Dewey, J. (2018). Democracy and education: An introduction to the philosophy of education. Start Publishing LLC. (Original work published 1916)
Fullan, M., & Langworthy, M. (2018). A rich seam: How new pedagogies find deep learning. Pearson.
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world, change the world. Corwin Press.
Hallinger, P. (2020). Leadership and school improvement: Supporting schools through effective leadership. Educational Management Administration & Leadership, 48(1), 5–20. https://doi.org/10.1177/1741143219879705
Hattie, J. (2023). Visible learning: The sequel. Routledge.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Tanya jawab. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School Leadership & Management, 40(1), 5–22. https://doi.org/10.1080/13632434.2019.1596077
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Mastur, M. (2023). Kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 145–157.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Bumi Aksara.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). OECD future of education and skills 2030: OECD learning compass 2030. OECD Publishing.
Piaget, J. (2019). The psychology of intelligence. Routledge.
Senge, P. M. (2015). The fifth discipline: The art and practice of the learning organization (Revised ed.). Crown Business.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (3rd ed.). Alfabeta.
Suryadi, A., & Nurdin, N. (2024). Kepemimpinan pendidikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah menengah. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 16(1), 22–35.
Vygotsky, L. S. (2017). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Winarno. (2021). Paradigma baru pendidikan kewarganegaraan: Panduan kuliah di perguruan tinggi. Bumi Aksara.
Winataputra, U. S. (2020). Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif pendidikan demokrasi. Universitas Terbuka.
Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971
DOI: https://doi.org/10.30596/pcej.v5i1.30189
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Fazlan Ade Umri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)

1.png)