Dinamika Pancasila sebagai Ideologi Nasional dalam Arus Globalisasi

Ahmad Adyakmal Zaini : Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta , Muhammad Fakhri Imam Saputra : Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta , Feriska Wulan Ramadhani : Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta , Zaenul Slam : Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta

Abstract


Abstract: Pancasila, as Indonesia's national ideology, plays a strategic role in maintaining national identity amidst increasingly complex globalization. Globalization brings both positive and negative impacts, such as advances in science and technology on the one hand, and the emergence of values such as individualism, materialism, and hedonism on the other, which have the potential to undermine the nation's core values. This study aims to analyze the dynamics of Pancasila as a national ideology in facing the challenges of globalization and to examine efforts to actualize its values in national and state life. The method used is a literature review by analyzing various scientific journals and relevant literature. The results of the study indicate that Pancasila is dynamic and open, so it is able to adapt to developments over time without losing its fundamental values. Pancasila also functions as a filter for foreign ideologies and as a guideline in shaping public policy and national character. Therefore, strengthening the implementation of Pancasila values through education, government policies, and community participation is crucial to ensure its relevance in the era of globalization.

Keywords: Pancasila, National Ideology, Globalization, National Identity, Pancasila Values

Abstrak: Pancasila, sebagai ideologi nasional Indonesia, memainkan peran strategis dalam menjaga identitas nasional di tengah globalisasi yang semakin kompleks. Globalisasi membawa dampak positif dan negatif, seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi, dan munculnya nilai-nilai seperti individualisme, materialisme, dan hedonisme di sisi lain, yang berpotensi merusak nilai-nilai inti bangsa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dinamika Pancasila sebagai ideologi nasional dalam menghadapi tantangan globalisasi dan untuk meneliti upaya mengaktualisasikan nilai-nilainya dalam kehidupan nasional dan negara. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila bersifat dinamis dan terbuka, sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan dari waktu ke waktu tanpa kehilangan nilai-nilai fundamentalnya. Pancasila juga berfungsi sebagai penyaring ideologi asing dan sebagai pedoman dalam membentuk kebijakan publik dan karakter nasional. Oleh karena itu, penguatan implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan, kebijakan pemerintah, dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan relevansinya di era globalisasi.

Kata Kunci: Pancasila, Ideologi Nasional, Globalisasi, Identitas Bangsa, Nilai-Nilai Pancasila


Keywords


Pancasila, Ideologi Nasional, Globalisasi, Identitas Bangsa, Nilai-Nilai Pancasila

References


Alfian. (1986). Pemikiran dan perubahan politik Indonesia. Gramedia.

A.D. Mulyatno, A. Triwinarso, & T. Nugroho. (2023). Pendidikan Pancasila bagi Penguatan Kebangsaan terhadap Dampak Globalisasi. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Keagamaan. https://doi.org/https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v2i2.1757

Aditiya, N. (2025). Ketahanan Ideologi Pancasila dalam Membangun Persatuan Bangsa Indonesia ditengah Tantangan Globalisasi. Jurnal Cendekia Hukum Indonesia, 2, 33–50. https://doi.org/10.71417/jchi.v2i1.91

Almond, G. A., & Verba, S. (1963). The civic culture: Political attitudes and democracy in five nations. Princeton University Press.

Andini, S., Dita W. A., & Rika S. 2025. Peran Media Sosial Dalam Meningkatkan Kesadaran Politik Generasi Muda. Edusos: Jurnal Edukasi dan Ilmu Sosial, 2(1), 39-43.

Atqiya, A. N., Nasoha, A. M. M., Syuhada, R. P. U., Natasyah, R. U., & Darrohmah, S. A. (2024). Pancasila Sebagai Sistem Etika, Etika Kehidupan Berbangsa, dan Perlunya Pancasila sebagai Sistem Etika. Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara, 1(4), 72–80. https://doi.org/10.62383/jembatan.v1i4.938

Aulia, T., & Dewi, D. A. (2022). AKTUALISASI NILAI PANCASILA DI ERA GLOBALISASI: TINJAUAN AKTUALISASI PANCASILA DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI DI KALANGAN GENERASI MUDA. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 363–370. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.54791

Banks, J. A. (2008). Diversity, group identity, and citizenship education in a global age. Educational Researcher, 37(3), 129–139. https://doi.org/10.3102/0013189X08317501

Budiardjo, M. (2017). Dasar-dasar ilmu politik (Edisi revisi). Gramedia Pustaka Utama.

Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Dahlgren, P. (2013). The political web: Media, participation and alternative democracy. Palgrave Macmillan.

Edrawati, E. A. (2023). Mengimplementasikan Pembelajaran PPKn Di Era Kemajuan Teknologi. Jurnal Citizenship Virtues, 3(1), 511–521. https://doi.org/10.37640/jcv.v3i1.1741

Fitriani, R., & Dewi, D. A. (2021). Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Tengah Arus Globalisasi. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(2), 514–522. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.367

Giddens, A. (2002). Runaway world: How globalization is reshaping our lives (2nd ed.). Routledge.

Held, D., & McGrew, A. (2007). Globalization theory: Approaches and controversies. Polity Press.

Heywood, A. (2021). Political ideologies: An introduction (7th ed.). Red Globe Press.

Huntington, S. P. (2004). Who are we? The challenges to America's national identity. Simon & Schuster.

Julianty, A. A., & Dewi, D. A. (2022). REVITALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA GLOBALISASI MELALUI PENDIDIKAN PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 438–442. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.5479

Kaelan. (2013). Negara kebangsaan Pancasila: Kultural, historis, filosofis, yuridis, dan aktualisasinya. Paradigma.

Kurniasih, R. (2016). The Effect of Globalization on the Ideology of Pancasila. Jurnal Scientia Indonesia, 2(1), 69–96. https://doi.org/10.15294/jsi.v2i1.35972

Kurniawan, E., Wilsen, V., Valencia, S., & Azizah, Q. (2023). Implementation of Pancasila Ideology in Modern Society. Jurnal Pendidikan Amartha, 1, 91–98. https://doi.org/10.57235/jpa.v1i2.125

Kymlicka, W. (2002). Contemporary political philosophy: An introduction (2nd ed.). Oxford University Press.

Latif, Y. (2011). Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Gramedia Pustaka Utama.

Mulyadi, L. A., Rudiana, R., Azizah, S. N., & Slam, Z. (2026). Pancasila di Era Globalisasi, Tantangan, dan Relevansi sebagai Dasar Negara. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2786–2790. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.14352

Mulyatno, A. D., Triwinarso, A., & Nugroho, T. (2023). Pendidikan Pancasila bagi Penguatan Kebangsaan terhadap Dampak Globalisasi. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 2(2), 189–200. https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v2i2.1757

Muthmainah, A., Melisa, D. C., Dwitami, D., Anggia, I. R., Putri, N. N. K., Hanif, S. A., Ardhiyansah, S., Hasanah, S. A., & Furnamasari, Y. F. (2024). Peran Guru dalam Mendidik Generasi Muda dengan Nilai-Nilai Pancasila. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(2), 2310–2318. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i2.1026

Naisbitt, J. (1994). Global paradox: The bigger the world economy, the more powerful its smallest players. William Morrow.

Nurhasanah, Y., Pahdulrahman, I., Sari, F. R. I., Darma, H. D., Plani, H. T., Dayu, N. I., & Hudi, I. (2024). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Identitas Nasional di Era Globalisasi Generasi Z. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2(3), 256–262. https://doi.org/10.69693/ijim.v2i3.182

Ramadhani, A. B., Halizah, F. N., Untari, H., Anggraini, M. S., Kristina, M. A., & Puspita, A. M. I. (2024). Transformasi Pancasila Di Era Digital: Peluang Dan Tantangan. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 2(3), 153–157. https://doi.org/10.55606/lencana.v2i3.3757

Redín, D. M., Cabaleiro-Cerviño, G., Rodriguez-Carreño, I., & Scalzo, G. (2023). Innovation as a practice: Why automation will not kill innovation. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1045508

Robertson, R. (1995). Glocalization: Time-space and homogeneity-heterogeneity. In M. Featherstone, S. Lash, & R. Robertson (Eds.), Global modernities (pp. 25–44). Sage Publications.

Sapriya. (2017). Pendidikan kewarganegaraan: Konsep dan pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Saputra, N. D. C., Sulistyowati, P. A., Azizah, F. N., Nasoha, A. M. M., & Atqiya, A. N. (2025). Pancasila dalam Tata Kelola Ekonomi Digital Global: Studi Hukum Internasional terhadap Perdagangan Elektronik. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(4), 80–89. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i4.993

Shabrilia, F. F., Maheswari, N. E., Adhiatma, T. B., Tanaya, M. A. W. E., & Pandin, M. G. R. (2022). ASSOCIATION BETWEEN CULTURAL AWARENESS AND NATIONALISM OF MILLENNIAL GENERATION IN THE DIGITAL ERA. Academy of Education Journal, 13(2), 224–236. https://doi.org/10.47200/aoej.v13i2.1021

Somantri, M. N. (2001). Menggagas pembaharuan pendidikan IPS. Remaja Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Grasindo.

Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan landasan pendidikan kewarganegaraan. Alfabeta.

Winarno. (2019). Paradigma baru pendidikan kewarganegaraan: Panduan kuliah di perguruan tinggi. Bumi Aksara.

Wahida, K., Uyun, H., & Wintoko, D. K. (2023). Efek Globalisasi Yang Dihadapi Masyarakat Kontemporer Terhadap Perekonomian. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 1(1), 01–12. https://doi.org/10.59581/harmoni-widyakarya.v1i1.288

Wahyuni, W., Mariatun, I. L., & Sholeh, Y. (2024). Development of Quizizz Game-Based Interactive Learning Media to Improve Learning Outcomes. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), 143–155. https://doi.org/10.51276/edu.v5i1.545

Wirasena, A. F., Fitriono, R. A, urmawati, N. A, & Ardana, F. R.,.(2023). Pancasila as the ideology of the state and nation. ETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 1(2), 215–221. https://doi.org/https://doi.org/10.57235/jetish.v1i2.136

Winataputra, U. S. (2015). Pendidikan kewarganegaraan: Refleksi historis-epistemologis dan rekonstruksi untuk masa depan. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 12(1), 1–15.

Winataputra, U. S., & Budimansyah, D. (2012). Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif internasional: Konteks, teori, dan profil pembelajaran. Widya Aksara.

Yuniarto, B., Fuadi, A., Firdaus, I., Utami, B. adilia, & Setiawan, D. W. (2023). The Importance of Understanding Pancasila Ideology as the basis of Life for the Indonesian people in the Era of Globalization. Journal Transnational Universal Studies, 1(9), 849–855. https://doi.org/10.58631/jtus.v1i9.36

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ahmad Adyakmal Zaini