Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mewujudkan Lingkungan Berlandaskan Iman Dan Takwa di SMPN 32 Bandar Lampung dan SMPN 14 Bandar Lampung
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berlandaskan iman dan takwa di SMPN 32 Bandar Lampung dan SMPN 14 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilaksanakan secara sistematis melalui empat subfokus utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Perencanaan pembelajaran PAI disusun dengan mengintegrasikan nilai iman dan takwa ke dalam silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, serta program penguatan IMTAQ sekolah. Pelaksanaan pembelajaran PAI dilakukan secara holistik melalui kegiatan pembelajaran di kelas, pembiasaan keagamaan, dan keteladanan guru, sehingga berkontribusi dalam membangun budaya sekolah yang religius. Evaluasi pembelajaran PAI dilaksanakan secara komprehensif dengan menilai aspek kognitif, afektif, dan perilaku religius peserta didik sebagai indikator keberhasilan internalisasi nilai iman dan takwa.
Keberhasilan manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam didukung oleh komitmen guru PAI, kepemimpinan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua dan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, keberagaman latar belakang religius peserta didik, serta pengaruh lingkungan sosial di luar sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dirancang dan dilaksanakan secara terintegrasi mampu menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berlandaskan iman dan takwa.
Kata kunci: manajamen pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, iman dan takwa, lingkungan sekolah.
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. (2010). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bandura, A. (2001). Social Cognitive Theory. New York: Routledge.
Banks, J. A. (2016). Cultural Diversity and Education. New York: Routledge.
Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5–31.
Bush, T., & Coleman, M. (2006). Leadership and Strategic Management in Education. London: Sage Publications.
Daradjat, Z. (2014). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2009). Shaping School Culture. San Francisco: Jossey-Bass.
Epstein, J. L. (2011). School, Family, and Community Partnerships. Boulder: Westview Press.
Fattah, A. (2018). Manajemen program IMTAQ dalam pembentukan karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 145–158.
Fattah, N. (2013). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
JMP-DMT 7(2) | 2
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi (JMP-DMT)
Vol 7 No 2 April 2026, 174-185
Gay, G. (2010). Culturally Responsive Teaching. New York: Teachers College Press.
Hamalik, O. (2014). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2015). Models of Teaching. Boston: Pearson Education.
Kunandar. (2014). Guru Profesional: Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Madjid, N. (1997). Tradisi Islam: Peran dan Fungsinya dalam Pembangunan di Indonesia. Jakarta: Paramadina.
Majid, A. (2014). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis. Thousand Oaks: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2012). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution. (2012). Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Aksara.
Robbins, S. P. (2013). Organizational Behavior. Boston: Pearson Education.
Rusman. (2017). Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sagala, S. (2012). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Scriven, M. (1991). Evaluation Thesaurus. Newbury Park: Sage Publications.
Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation Theory, Models, and Applications. San Francisco: Jossey-Bass.
Sudjana, N. (2016). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Susilawati. (2020). Manajemen pembelajaran PAI berbasis POAC dalam pembentukan karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 33–48.
Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Erlangga.
Tafsir, A. (2012). Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Taimiyah, I. (2005). Al-Taqwa wa Atsaruha fi Hayat al-Muslim. Kairo: Dar al-Fikr.
Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahjosumidjo. (2011). Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Wiggins, G. (1998). Educative Assessment. San Francisco: Jossey-Bass.
Yukl, G. (2013). Leadership in Organizations. Boston: Pearson Education.
Zuhairini. (2011). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
DOI: https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v7i2.29133
DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v7i2.29133.g15272
Refbacks
- There are currently no refbacks.







