Model Manajemen Kurikulum Berbasis Penguatan Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di SD IT Al Hijrah 2 Deli Serdang
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen kurikulum berbasis penguatan pendidikan karakter untuk meningkatkan mutu pendidikan di SD IT Al Hijrah 2 Deli Serdang, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan sumber data meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, serta guru. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi praktik manajemen kurikulum berbasis karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan pada awal tahun ajaran dengan mengacu pada Kurikulum Merdeka, ketentuan perundang-undangan, dan Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), serta melibatkan unsur sekolah. Pelaksanaan penguatan karakter diintegrasikan ke dalam pembelajaran, pembiasaan harian, kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan ekstrakurikuler. Nilai yang dikembangkan meliputi religius, disiplin, mandiri, peduli lingkungan, ramah, sopan dan santun, serta gemar mengaji. Evaluasi mencakup aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif melalui penilaian peserta didik, koordinasi, dan pelaporan. Penelitian menyimpulkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi saling berkaitan dalam mendukung pengelolaan pendidikan karakter. Namun, tantangan masih ditemukan dalam kedisiplinan sebagian siswa dan keterlibatan orang tua, sehingga konsistensi pelaksanaan dan kolaborasi sekolah-keluarga perlu diperkuat.
Kata kunci: Manajemen Kurikulum, Pendidikan Karakter, Mutu Pendidikan, Sekolah Dasar Islam.
References
Abdurrohman, M. C. (2022). Perencanaan kurikulum pendidikan Islam. Rayah Al-Islam, 6(1), 11–28. https://doi.org/10.37274/rais.v6i01.524
Aktar, S., Amini, A., & Pratiwi, S. N. (2023). Development and management of Islamic education curriculum in the Covid-19 pandemic: Case study at SMP IT Mutiara Kab. Deli Serdang North Sumatra. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 1867–1882. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.4351
Asmani, J. M. (2011). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah. Yogyakarta: Diva Press.
Depdiknas. (2001). Manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah. Jakarta: Depdiknas.
Dongoran, F. R., Naddya, A., Nuraini, N., Aisah, N., Susanti, S., & Ridho, A. M. (2023). Monitoring dan evaluasi terhadap peningkatan kinerja guru di SMP Terpadu Al-Farabi Tanjung Selamat. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 1891–1898. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11238
Fatah, N. (2013). Sistem penjaminan mutu pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ginting, R., Lubis, A., & Prasetia, I. (2021). Analisis efektivitas manajemen berbasis sekolah dalam meningkatkan mutu SD 023893 Binjai. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 11173–11181. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2786
Hidayat, M., Rozak, R. W. A., Hakam, K. A., Kembara, M. D., & Parhan, M. (2022). Character education in Indonesia: How is it internalized and implemented in virtual learning? Cakrawala Pendidikan, 41(1), 186–198. https://doi.org/10.21831/cp.v41i1.45920
Jadid, S., & Widodo, H. (2023). Evaluasi program penguatan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah Pakel Plus Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 82–90. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i1.53206
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Dimensi, elemen, dan subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Khotimah, K. (2016). Model manajemen pendidikan karakter religius di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo. Muslim Heritage, 1(2), 371–388. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v1i2.605
Kusumadewi, S. (2019). Pengembangan model manajemen kurikulum berbasis penguatan pendidikan karakter untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(1), 87–96. https://doi.org/10.24176/re.v10i1.3889
Mustari, M. (2014). Manajemen pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Nasution, L., & Siregar, A. N. (2023). Dampak implementasi supervisi akademik pada mutu pembelajaran di SMKN 1 Galang. Jurnal Ilmiah METADATA, 5(2), 342–349. https://doi.org/10.47652/metadata.v5i2.388
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Rusman. (2012). Manajemen kurikulum. Jakarta: Rajawali Pers.
Setyanto, E., Sulhan, M., Nurranto, H., & Kemal, I. (2022). Manajemen organisasi dan jaringan sistem pendidikan. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(6), 523–533. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v2i6.125
Sholekah, F. F. (2020). Pendidikan karakter dalam Kurikulum 2013. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.53515/CJI.2020.1.1.1-6
Umaedi. (2014). Manajemen mutu berbasis sekolah/madrasah. CEQM.
Yuhasnil. (2020). Manajemen kurikulum dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Journal of Administration and Educational Management (ALIGNMENT), 3(2), 214–221. https://doi.org/10.31539/alignment.v3i2.1580
Zubaedi. (2012). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasi dalam lembaga pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
DOI: https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v7i4.32516
Refbacks
- There are currently no refbacks.







