Le-Zodiac Parfume : 12 Series Eco-Parfum Berbahan Dasar Eco-Enzym dan Serai Wangi (Cymbopogon Nardus) sebagai Pengharum Badan Anti Serangga

Nanda Hapit

Abstract


Parfum merupakan produk yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari- hari, saat ini parfum juga beraneka ragam aromanya, baik yang dikhususkan untuk pria, wanita, ataupun untuk keduanya. Jenis parfum yang digunakan masyarakat terdapat dua jenis bahan pewangi yang sering digunakan yaitu, pewangi sintetik dan pewangi alami Namun, parfum yang saat ini sering beredar di pasaran masih menggunakan bahan kimia sintetik yang banyak dalam campurannya. Hampir 95% terdapat bahan kimia yang terkandung di dalam produk wewangian berupa bahan kimia sintetik yang merupakan zat beracun digunakan sehingga umumnya berbahaya. Masalah sampah yang menumpuk juga menjadi pembicaraan masyarakat saat ini karena dampak dari gigitan serangga menghasilkan zat karbon dioksida yang dapat menyebabkan sumber penyakit bagi masyarakat. Seperti nyamuk, serangga yang membawa penyakit dan virus. Eco Enzym dan juga Serai Wangi dimana bahan-bahan ini dapat membuat serangga menjauh, dibuat dengan bahan- bahan alami lainnya. Eco Enzyme sangat efektif untuk mengusir hama atau hewan yang mengganggu di sekitar rumah, seperti: kecoa, semut, lalat, nyamuk, dan serangga lainnya. Serai wangi mengandung 3 komponen utama yaitu sitronelal, sitronelol dan geraniol yang dapat mengusir serangga. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pematang Johor Martubung Kecamatan Medan Labuhan Sumatera Utara dengan ketinggian ± 27 diatas permukaan laut (dpl). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pada Serai Wangi dan Eco-Enzyme. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Parfume yang menggunakan bahan dasar Serai Wangi dan Eco-Enzyme efektif Sebagai Pengharum Badan Anti Serangga selama 4-6 jam.

Keywords


Le-zodiac Parfum, Eco Ansym, Pengharum Badan Anti Serangga

Full Text:

PDF

References


Chen, S. T., Kowalewski, J., & Ray, A. (2021). Prolonged activation of carbon dioxide-sensitive neurons in mosquitoes. Interface Focus, 11(2).

Ginting, Z., Ishak, I., & Ilyas, M. 2021. Analisa Kandungan Patchouli Alcohol Dalam Formulasi Sediaan Minyak Nilam Aceh Utara (Pogostemon Cablin Benth) Sebagai Zat Pengikat Pada Parfum (Eau De Toilette). Jurnal Teknologi Kimia Unimal.,10(1),12–23.

Gunawan, I., & Rahayu, P. 2021. Formulasi dan Evaluasi Parfum Tipe Eau de Toilette (EDT) “Senarai Jingga” Jurnal Kesehatan. 12(2),257-265.

Jelita, R. 2022. Produksi Eco Enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Menjaga Kesehatan Masyarakat di Era New Normal. Jurnal Maitreyawira. 3(1), 28-35.

Oktariani, D. 2023. Infografik : Sampah dan Imunitas Masyarakat. URL : https://unair.ac.id/infografik-sampah-dan-imunitas-masyarakat/.

Sastrohamidjo. 2004. Kimia Minyak Atsiri. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Septiani, U., Najmi., Oktavia, R. 2021. Eco Enzyme: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Serbaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1-7.

Widiastuti, I., Putri, M. D., & Safitry, D. 2023. Pengaruh Kepercayaan Zodiak Pada Spiritualitas Anak Muda. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer.1(2),1– 25.




DOI: https://doi.org/10.30596/agrintech.v9i1.31372

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Agrintech : Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: agrintech@umsu.ac.id


Creative Commons License
Creation is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License