Optimizing Posyandu for Stunting Prevention: Does Routine Attendance Make a Difference?

Syafarinah Nur Hidayah Akil, Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Nadia Tarina Sabila, Faculty of Medicine Universitas Muhammadiyah Surabaya, Gina Noor Djalilah, Faculty of Medicine Universitas Muhammadiyah Surabaya
Received: 2025-12-20
Accepted: 2026-10-22
Published: 2026-11-02

Abstract


Stunting remains a major public health and nutritional concern in Indonesia due to its substantial impact on children’s current health status and long-term human resource quality. According to the World Health Organization (WHO), the global prevalence of stunting among children under five reached 22% in 2020. This study aimed to examine the relationship between the frequency of Posyandu visits and maternal knowledge with the incidence of stunting among children aged 0–24 months in the working area of Puskesmas East Lepak Sakra. An analytic cross-sectional design was used. The study population included stunted children aged 0–24 months who attended Posyandu within the study area. A total of 60 respondents were selected using stratified random sampling. The independent variables were the frequency of Posyandu visits and maternal knowledge, while the dependent variable was the incidence of stunting. Data were collected using a structured questionnaire and infantometer, and analyzed using the Chi-square test with a significance level of α = 0.05. The result showed that the frequency of Posyandu visits demonstrated a statistically significant relationship with the incidence of stunting among children aged 0–24 months (p = 0.047). However, maternal knowledge was not significantly associated with stunting status. The findings of this study highlight the important role of regular Posyandu attendance in reducing the incidence of stunting because of it serves as an essential platform for growth monitoring, early detection of growth faltering, nutrition counseling, and timely intervention. It is an effective stunting prevention at the community level.

Keywords


stunting; posyandu visits; mother's knowledge

Full Text:

PDF

References


Afridi MF, Farhat K, Ali S, Qaisrani MN, Ahmed Z. Prevalence of intestinal parasitic Infestations in relation to wasting among children under 5 years of age in Skardu, Pakistan: A Cross-sectional Observational study. 2021;13(2).

Rachmi CN, Agho KE, Li M, Baur LA. Stunting, Underweight and Overweight in Children Aged 2.0–4.9 Years in Indonesia: Prevalence Trends and Associated Risk Factors. PLOS ONE. 2016 May 11;11(5):e0154756.

Kurniati H. Epidemiology of the Double Burden of Nutrition: Stunting and Obesity in a Regional Perspective of Indonesia based on Indonesian Family Life Survey Data. J Public Health Matters. 2025;2(1).

Yuwanti Y, Mulyaningrum FM, Susanti MM. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Stunting pada Balita di Kabupaten Grobogan. J Keperawatan Dan Kesehat Masy Cendekia Utama. 2021;10(1):74–84.

Stewart CP, Iannotti L, Dewey KG, Michaelsen KF, Onyango AW. Contextualising complementary feeding in a broader framework for stunting prevention. Matern Child Nutr. 2013 Sept 18;9(Suppl 2):27–45.

Sharma D. Achieving sustainable development nutrition targets: the challenge for South Asia. J Glob Health. 10(1):010303.

United Nations Children’s Fund, World Health Organization, International Bank for Reconstruction and Development/The World Bank. Levels and trends in child malnutrition: key findings of the 2021 edition of the joint child malnutrition estimates. New York: United Nations Children’s Fund; 2021.

Kemenkes BKPK. A Portrait of Stunting In Indonesia [Internet]. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan | BKPK Kemenkes. 2025 [cited 2025 Dec 12]. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/en/potret-stunting-di-indonesia/

Kementerian Kesehatan RI. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. 2022 [cited 2025 Dec 12]. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Available from: https://layanandata.kemkes.go.id/katalog-data/ssgi/ketersediaan-data/ssgi-2022

Kemenkes RI. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. Keputusan Menteri Kesehatan. Jakarta; 2021.

DPR RI. Laporan Kunjungan Kerja. Spesifik Komisi IX DPR RI Pengawasan Penanganan Anak Gizi Buruk dan Anak Sangat Pendek (Stunting) Ke Provinsi NTB [Internet]. 2019. Available from: https://www.dpr.go.id/dokakd/dokumen/K9-12- bde6f836bab1a628291aec5ff5df660 b.pdf.

Destiadi A, Nindya TS, Sumarmi S. Frekuensi Kunjungan Posyandu dan Riwayat Kenaikan Berat Badan sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 3 – 5 Tahun. Media Gizi Indones. 2015;10(1):71–5.

Rahmandiani RD, Astuti S, Susanti AI, Handayani DS, Didah D. Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting Dengan Karakteristik Ibu dan Sumber Informasi di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. J Sist Kesehat [Internet]. 2019 [cited 2025 Dec 12];5(2). Available from: https://jurnal.unpad.ac.id/jsk_ikm/article/view/25661

Olsa ED, Sulastri D, Anas E. Hubungan Sikap dan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar di Kecamanatan Nanggalo. J Kesehat Andalas. 2018 Feb 20;6(3):523–9.

Wulandini P, Efni M, Marlita L. Gambaran pengetahuan ibu yang memiliki balita tentang stunting di puskesmas Rejosari kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru 2019. Collab Med J CMJ. 2020 Jan 21;3(1):8–14.

Wulandari RC, Muniroh L. Hubungan Tingkat Kecukupan Gizi, Tingkat Pengetahuan Ibu, dan Tinggi Badan Orangtua dengan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tambak Wedi Surabaya. Amerta Nutr. 2020 June 18;4(2):95–102.

Putri MM, Mardiah W, Yulianita H. Gambaran Pengetahuan Ibu Balita tentang Stunting. J Nurs Health Sci. 2021;4(2):122–9.

Diagama W, Amir Y, Hasneli Y. Hubungan jumlah kunjungan posyandu dengan status gizi balita (1-5 tahun). J Ners Indones. 2019 Nov 21;9(2):97–108.

Lestari D, Akbar F, Vacsal MR, Meha RI, Agustrianti S, Fauziah S. Peran Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Cipetir, Kabupaten Sukabumi | Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia. J Pengabdi Masy Indones. 2023;3(2):185–91.

Marfuah IN, Isnaeni FN. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Usia 6-23 Bulan Di Puskesmas Gondangrejo (Analisis Data Sekunder Tahun 2021) [Internet] [S1]. [Surakarta]: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2022 [cited 2025 Dec 12]. Available from: https://eprints.ums.ac.id/97476/

Sahroni YA, Trusda SAD, Romadhona N. Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Asupan Gizi tidak Berhubungan dengan Derajat Stunting pada Balita. J Integrasi Kesehat Sains. 2020 Sept 30;2(2):145–9.

Pranowo S. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Usia Todler. Indones J Nurs Health Sci [Internet]. 2021 Sept 30 [cited 2024 Sept 20];6(2). Available from: https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/IJNHS/article/view/4657

Yuningsih Y, Perbawati D. Hubungan Jenis Kelamin terhadap Kejadian Stunting. J -Z Midwivery Zigot J Ilm Kebidanan. 2022 May 31;5(1):48–53.

Tatu SS, Mau DT, Rua YM. Faktor-faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di desa kabuna kecamatan kakuluk mesak kabupaten belu. J Sahabat Keperawatan. 2021 Feb 15;3(01):1–17.

Swarjana IKD, Kartika K. Literatur Review; Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. J Ilm Keperawatan SHT. 2022 Mar 28;17(1):16–29.

Mardiana S. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu tentang Status Gizi dengan Angka Kejadian Stunting di Desa Secanggang Kabupaten Langkat. 2020 June 5 [cited 2025 Dec 13]; Available from: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/5163

Ni’mah C, Muniroh L. Hubungan tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu dengan wasting dan stunting pada balita keluarga miskin. Media Gizi Indones. 2015;10(1):84–90.

Sulastri D. Faktor determinan kejadian stunting pada anak usia sekolah di kecamatan Lubuk kilangan kota Padang. Maj Kedokt Andalas. 2012 Apr 30;36(1):39–50.

Kusmiyati K, Adam S, Pakaya S. Hubungan Pengetahuan, Pendidikan Dan Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI ( MP – ASI ) Pada Bayi Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. JIDAN J Ilm Bidan [Internet]. 2014 [cited 2024 Sept 20];2(2). Available from: https://ejurnal.poltekkes-manado.ac.id/index.php/jidan/article/view/320

Dakhi A. Hubungan pendapatan keluarga, pendidikan, dan pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada anak umur 6-23 bulan di wilayah kerja puskesmas Jati Makmur Binjai Utara [Internet]. [Medan]: Politeknik Kesehatan Medan; 2018. Available from: https://repo.poltekkes-medan.ac.id/jspui/bitstream/123456789/1081/1/SKRIPSI%20ALWIN%20DAKHI%20%28P01031214063%29.pdf

Rizcewaty R, Rahman E, Suryanto D. Hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang status gizi dengan kejadian stunting anak 12-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Pulau Kupang Kabupaten Kapuas tahun 2021. -Nadaa J Kesehat Masy E-J. 2022 June 3;9(1):39–44.

Laksono AD, Wulandari RD, Amaliah N, Wisnuwardani RW. Stunting among children under two years in Indonesia: Does maternal education matter? PLOS ONE. 2022 July 25;17(7):e0271509.

Aticeh A, Sari GN, Lolita SS. Characteristics And Knowledge of Mothers about Stunting Who Have Toddlers with Stunting. Women Midwives Midwifery. 2023 Oct 31;3(3):19–27.




DOI: https://doi.org/10.30596/jih.v7i4.27852

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Implementa Husada

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: jbcons@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.