Analisis Human Agency Dalam Pemberdayaan Masyarakat Membentuk Kemandirian Kampung Majelis Ta’alim Fardu Ain (Matfa) Kabupaten Langkat
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen human agency dan faktor yang memengaruhi terbentuknya human agency pada pemimpin Kampung Majelis Ta’alim Fardhu Ain (Matfa) dalam menciptakan pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan berasas kebersamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemimpin kampung, perangkat kampung, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen human agency yang meliputi kompetensi, keyakinan, dan kepribadian berperan penting dalam mendorong terlaksananya kegiatan pemberdayaan masyarakat. Komponen tersebut terbentuk melalui berbagai faktor, dengan dominasi faktor budaya dan sejarah yang berlandaskan nilai-nilai agama. Agentic action yang dilakukan tercermin dalam berbagai sektor, seperti ekonomi, lingkungan, sosial, budaya, spritualitas dan pengembangan kapasitas individu, yang menunjukkan adanya penerapan konsep kewirausahaan sosial. Proses pemberdayaan yang berlangsung bersifat partisipatif dan didukung oleh nilai-nilai yang memperkuat keterlibatan serta kebersamaan masyarakat. Dampak dari proses tersebut terlihat pada terbentuknya kemandirian masyarakat dalam aspek kapasitas diri, pemenuhan kebutuhan, penyelesaian masalah, serta produksi dan pendapatan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Afriansyah. (2023). Pengertian dan Konsep Pemberdayaan Masyarakat. In Pemberdayaan Masyarakat.
Amalia, A. D., & Syawie, M. (2016). Pembangunan Kemandirian Desa Melalui Konsep Pemberdayaan: Suatu Kajian Dalam Perspektif Sosiologi. Sosio Informa, 1(2), 175–188.
Azzasyofia, M., Adi, I. R., & Aritonang, A. N. (2020). the Role of Change Agents in Community Empowerment Using Information and Communication Technology (Ict): Case Study At Desa Kaliabu, Central Java. Indonesian Journal of Social Work, 3(2), 135–146.
Bandura, A. (1989). Human Agency in Social Cognitive Theory. American Psychologist, 44(9), 1175–1184.
Chambres, R. (1987). Pembangunan desa: mulai dari belakang (1st ed.). LP3ES.
Creswell. JW. (2015). Research Design: Pendekatan Kulaitatif, Kuantitatif dan Mixed. Pustaka Pelajar, 383.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry & Research Design :Choosing Among Five Approaches (L. Habib (ed.); 3rd ed.). Vicki Knight.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research and Design, Qualitative, Quantitative and Mixe Method Approaches (5th ed.). library of congress.
Darwis, R. S., Miranti, Y. S., Saffana, S. R., & Yuandina, S. (2022). Kewirausahaan Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 4(2), 135.
Dewi, N. (2025). Menilik Kampung Kasih Sayang, Susah Senang Selalu Bersama. Metro Tv. https://share.google/HJoa6BtgDfm8VzLl3
Dr. Mulyadi, M.Psi., P., Prof. Dr. A. M. Heru Basuki, M. S., & Dr. Hendro Prabowo, P. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Mixed Method (2nd ed.). PT Rajagrafindo Persada.
Durkheim, E. (1964). The Elementary Forms of the Religious Life (5th ed.). Ruskin House Street.
Hafizah Ali, Solfema Solfema, & Lili Dasa Putri. (2024). Pemberdayaan Pendidikan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kemandirian Pembelajaran dengan Literasi Digital di Desa. Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 2(1), 121–128.
Jim Ife, F. T. (2008). Community Development : Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi (1st ed.). Pustaka Pelajar.
Kolaboratif, L. P. (2019). Eksistensi Kampung Matfa Indonesia Dalam. http://repository.uinsu.ac.id/10949/1/Penelitian Kolaboratif Mandiri Syahminan.pdf
Meilanny Budiarti Santoso, Budhi Gunawan, R. Nunung Nurwati, S. T. R. (2024). Dinamika Pembentukan Kemampuan Agensi Manusia (E. Warsidi (ed.); 1st ed.). InstanGrafika.
Mtika, M. (2021). Individuals, Structures, and Human Agency in Community Development. OKH Journal: Anthropological Ethnography and Analysis Through the Eyes of Christian Faith, 5(1).
Muslim, A. (2017). Analisis Kegagalan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat dalam Membangun Kemandirian Masyarakat Miskin (Studi Kasus di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur). Jurnal Penyuluhan, 13(1), 79.
Pratama, A. (2020). Perancangan Kampung Vertikal Di Kaliwaru Yogyakarta Berbasis Konsolidasi Tanah Vertikal. Doctoral Dissertation, 27.
Rijal, A., Ryandono, M. N. H., & Widiastuti, T. (2018). Kewirausahaan Sosial pada Lembaga Zakat Nasional Berkantor Pusat di Surabaya. Human Falah, 5(1), 49–68.
Sabella, R., Rotinsulu, T. ., & Maramis, M. (2024). Sulawesi Utara Provinsi Gorontalo. Jurnal Berkala Ilmiah Efiensi, 24(3), 61–72.
Sari, S. R., Suwarno, N., Nuryanti, W., & Diananta, D. (2014). The Role of Social Cohesion to Reduce Social Conflict in Tourist Destination Area. Komunitas, 6(2), 294–302.
Simon Bell, S. M. (2008). sustainibility indicators measuring the immeasurable (2nd ed.). earths.
Siregar, L. M., & Yusri, N. (2022). Kewirausahaan Sosial Sebagai Wujud Inovasi Sosial. Biopsikososial: Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta, 5(2), 476.
Statistik, B. P. (2024). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 mencapai 75,02, meningkat 0,63 poin atau 0,85% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 74,39. Badan Pusat Statistik Indonesia.
Statistik, B. P. (2025). Persentase Penduduk Miskin (P0) Menurut Daerah, 2024. Badan Pusat Statistik Indonesia.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suryanti, D., Aisyah, T., & Yani, A. (2021). Analisis Kegagalan Pemberdayaan Usaha Industri Roti di Gampong Tingkeum Manyang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 2(1), 15. h
Tchida, C. V., & Stout, M. (2024). Disempowerment versus empowerment: Analyzing power dynamics in professional community development. Community Development, 55(3), 386–406.
Tenrinippi, A. (2019). Kewirausahaan Sosial di Indonesia ( Apa , Mengapa , Kapan , Siapa Dan Bagaimana ). Meraja Journal, 2(3), 25–40.
Thomas, R., & Lukose, P. J. (2024). Social Entrepreneurship for Empowerment and Inclusive Business Model among Meghalaya Rubber Farmers. Journal of Entrepreneurship and Innovation in Emerging Economies, 10(1), 51–65.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
(EDUTECH) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiya Sumatera UtaraKampus 1 FKIP UMSU
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: jurnaledutech@umsu.ac.id




