PERTANGGUNGJAWABAN SANKSI ADMINISTRATIF DALAM JASA KONSTRUKSI

Nurliana Ritonga

Abstract


Pertanggungjawaban sanksi administratif dalam sektor jasa konstruksi di Indonesia masih lemah dan perlu pengaturan ulang pada dasar hukum, bentuk sanksi, mekanisme pelaksanaan, serta evaluasi implementasi di lapangan. Sanksi administratif merupakan instrumen hukum yang digunakan pemerintah untuk menegakkan kepatuhan pelaku usaha konstruksi terhadap peraturan perundang-undangan, tanpa melalui proses peradilan. Melalui pendekatan yuridis normatif, akan mengkaji ketentuan dalam Undang Undang Jasa Konstruksi, Undang-Undang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah terkait dengan sanksi administratif dalam jasa konstruksi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sanksi administratif memiliki fungsi preventif, represif, korektif, dan edukatif yang penting dalam menjaga kualitas pembangunan infrastruktur. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi, serta ketidaksinkronan antar lembaga serta lemahnya kedudukan penyedia jasa dalam penerapan sanksi administratif pada jasa konstruksi. Studi kasus menunjukkan perlunya penguatan kelembagaan, harmonisasi regulasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung penegakan hukum administratif yang lebih efektif. Oleh karena itu, sanksi administratif harus dilihat tidak hanya sebagai alat hukuman, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pembentukan budaya kepatuhan hukum dalam jasa konstruksi.

Keywords


Pertanggungjawaban Hukum, Sanksi Administratif, Jasa Konstruksi, Pengawasan, Regulasi

Full Text:

PDF

References


Alfian, I., & Purnama Sari, M. P. (2023). Eminensi perjanjian jasa konstruksi dalam

praktik pembangunan infrastruktur berdasarkan aspek hukum nasional. Kertha

Semaya:

Journal

Ilmu

Hukum,

https://doi.org/10.24843/KS.2023.v12.i01.p11

(1),

–3165.

Asshiddiqie, J. (2019). Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia. Rajawali Pers.

Bachri, M. S. (2018). Penerapan sanksi administratif bagi pihak kontraktor yang tidak

memenuhi

standar

[Universitas

Brawijaya].

https://repository.ub.ac.id/174809/1/Muhammad Syaiful Bachri %282%29.pdf

Dahlan, A. (2024). Analisis yuridis sanksi pidana pada tindak pidana jasa konstruksi.

Legal

Perspective,

(2),

–134.

https://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/article/download/11413/4797/44784

Dwi, A. (2020). Perspektif normatif hukum pidana terhadap pelanggaran jasa konstruksi.

Jurist

Diction,

(4),

–1344.

journal.unair.ac.id/JD/article/download/20209/11109/76130

https://e

Faisal, F., & Simatupang, N. (2022). The Strengthening Position and Functions of Waqf

on Nadzir as an Independent Institution. Jurnal Akta, Vol. 9 No.2.

Kartiwan, I. (2014). Ruang-ruang gelap jasa konstruksi Indonesia. PT Gramedia Pustaka

Utama.

Kemenkeu, P. I. I. I. (n.d.). Sanksi dalam penyelenggaraan bangunan gedung.

https://id.scribd.com/document/589249416/Sanksi-Dalam-Penyelenggaraan-BG

Koto, I. (2025). Authority of the Commercial Court in Settling Trademark Rights

Disputes. International Journal Reglement & Society (IJRS), 6(1), 17-21.

Larasati, H. M., & Gunawan, R. (2020). Evaluasi implementasi sanksi administratif pada

penyelenggaraan jasa konstruksi. Jurnal Hukum Dan Pembangunan, 50(4), 567

https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no4.2953

Moeljatno. (2008). Asas-asas Hukum Pidana. Rineka Cipta.

Nurfitriani, L. (2023). Perlindungan hukum terhadap pengguna jasa konstruksi akibat

wanprestasi pelaksana konstruksi berdasarkan Undang-Undang Jasa Konstruksi.

Rechtsidee, 10(1), 144–162. https://doi.org/10.19184/rechtsidee.v10i1.44085

Prasetyo, B. E., & Zahro, N. (2021). Risk-based approach in the enforcement of

construction law post-Omnibus Law. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(3), 221–235.

https://doi.org/10.54629/jli.v18i3.221

PUPR, T. P. (2017). Sanksi administrasi dalam penyelenggaraan bangunan gedung

[Modul diklat]. Pusat Pendidikan dan Pelatihan PUPR.

Ramadhani, R., Hanifah, I., & Wajdi, F. (2024). Presidential Decree Number 62 of 2023:

Distortion Regulation or Acceleration Solution for Agrarian Reform. Jurnal

Penelitian Hukum De Jure, 24(1), 031-042.

Sami’an, S., Rosyadi, I., Suliyanto, E., Soeharto, A., & Aulia, A. (2024). Sengketa hukum

dalam kontrak konstruksi: Studi banding sistem hukum perdata. Bureaucracy

Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 4(2), 1343

https://doi.org/10.53363/bureau.v4i2.407

Sembiring, M. M. (2022). Perlindungan Investor dalam Transaksi Pasar Modal

Berdasarkan Prinsip Transparansi. Jurnal Yustisi, 17(2), 88–102.

Sidik, A. I. (2023). Legal obligations of contractors in construction projects: Analyzing

the conflict of legal compliance, contract performance, and quality assurance in

construction services in Indonesia. Proceedings Series on Social Sciences &

Humanities, 14, 244–249. https://doi.org/10.30595/pssh.v14i.1044

Simatupang, R. S. A. (2024). Pelaksanaan Sistem Peradilan Pidana Anak Di Indonesia

Perspektif Nilai Keadilan. Jurnal Yuridis, 11(1), 54-63.

Alfian, I., & Purnama Sari, M. P. (2023). Eminensi perjanjian jasa konstruksi dalam

praktik pembangunan infrastruktur berdasarkan aspek hukum nasional. Kertha

Semaya:

Journal

Ilmu

Hukum,

https://doi.org/10.24843/KS.2023.v12.i01.p11

(1),

–3165.

Asshiddiqie, J. (2019). Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia. Rajawali Pers.

Bachri, M. S. (2018). Penerapan sanksi administratif bagi pihak kontraktor yang tidak

memenuhi

standar

[Universitas

Brawijaya].

https://repository.ub.ac.id/174809/1/Muhammad Syaiful Bachri %282%29.pdf

Dahlan, A. (2024). Analisis yuridis sanksi pidana pada tindak pidana jasa konstruksi.

Legal

Perspective,

(2),

–134.

https://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/article/download/11413/4797/44784

Dwi, A. (2020). Perspektif normatif hukum pidana terhadap pelanggaran jasa konstruksi.

Jurist

Diction,

(4),

–1344.

journal.unair.ac.id/JD/article/download/20209/11109/76130

https://e

Kartiwan, I. (2014). Ruang-ruang gelap jasa konstruksi Indonesia. PT Gramedia Pustaka

Utama.

Kemenkeu, P. I. I. I. (n.d.). Sanksi dalam penyelenggaraan bangunan gedung.

https://id.scribd.com/document/589249416/Sanksi-Dalam-Penyelenggaraan-BG

Larasati, H. M., & Gunawan, R. (2020). Evaluasi implementasi sanksi administratif pada

penyelenggaraan jasa konstruksi. Jurnal Hukum Dan Pembangunan, 50(4), 567

https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no4.2953

Moeljatno. (2008). Asas-asas Hukum Pidana. Rineka Cipta.

Nurfitriani, L. (2023). Perlindungan hukum terhadap pengguna jasa konstruksi akibat

wanprestasi pelaksana konstruksi berdasarkan Undang-Undang Jasa Konstruksi.

Rechtsidee, 10(1), 144–162. https://doi.org/10.19184/rechtsidee.v10i1.44085

Prasetyo, B. E., & Zahro, N. (2021). Risk-based approach in the enforcement of

construction law post-Omnibus Law. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(3), 221–235.

https://doi.org/10.54629/jli.v18i3.221

PUPR, T. P. (2017). Sanksi administrasi dalam penyelenggaraan bangunan gedung

[Modul diklat]. Pusat Pendidikan dan Pelatihan PUPR.

Sami’an, S., Rosyadi, I., Suliyanto, E., Soeharto, A., & Aulia, A. (2024). Sengketa hukum

dalam kontrak konstruksi: Studi banding sistem hukum perdata. Bureaucracy

Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 4(2), 1343

https://doi.org/10.53363/bureau.v4i2.407

Sembiring, M. M. (2022). Perlindungan Investor dalam Transaksi Pasar Modal

Berdasarkan Prinsip Transparansi. Jurnal Yustisi, 17(2), 88–102.

Sidik, A. I. (2023). Legal obligations of contractors in construction projects: Analyzing

the conflict of legal compliance, contract performance, and quality assurance in

construction services in Indonesia. Proceedings Series on Social Sciences &

Humanities, 14, 244–249. https://doi.org/10.30595/pssh.v14i.1044

Supriyadi, S., Gufron AZ, M., & Indrayanti, K. (2022). Juridical review of construction

contract disputes in Indonesia. Jurnal Cakrawala Hukum, 13(3), 325–336.

https://doi.org/10.26905/idjch.v13i3.8916

Tampi, M. M. (2015). Analisis teori keadilan dalam kontrak kerja konstruksi dan aspek

penyelesaian sengketanya. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 9(1), 65–76.

https://doi.org/10.24246/jrh.2015.v9.i1.p65-76

Utomo, M. S., & Aditya, R. D. (2021). Legal analysis of administrative sanctions in

construction law: Case study in urban infrastructure. Journal of Law and Policy

Review, 3(2), 112–125. https://doi.org/10.25134/jlpr.v3i2.3017

Wicaksono, F., & Handayani, L. (2022). Administrative sanctions and construction

service regulations in Indonesia: A normative legal perspective. Indonesian Journal

of Administrative Law, 4(1), 45–59. https://doi.org/10.21831/ijal.v4i1.30205

Zainuddin, Z. (2024, September). Optimizing The Role Of Bawaslu In Preventing

Violations In The Implementation Of Elections. In Proceeding International

Seminar of Islamic Studies (No. 1, pp. 1382-1388).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.