PENDEKATAN SOCIO-LEGAL TERHADAP PENCEGAHAN JUDI ONLINE MELALUI LITERASI DIGITAL: ANALISIS TEORI DAN PENELITIAN TERDAHULU

Arie Nurwanto

Abstract


Kemajuan teknologi digital telah mengubah praktik perjudian konvensional menjadi bentuk kejahatan siber yang menimbulkan tantangan signifikan bagi regulasi dan melampaui batas-batas negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran literasi digital dalam menekan perjudian online melalui pendekatan metodologis yang mengintegrasikan aspek sosial dan hukum. Berdasarkan tinjauan komprehensif terhadap literatur terkini, penelitian ini menemukan bahwa strategi pencegahan modern memiliki keterbatasan, terutama dalam memblokir akses ke platform perjudian online, yang efektivitasnya hanya sekitar 65 persen. Sebaliknya, literasi digital terbukti lebih efektif dalam membatasi partisipasi individu dalam perjudian online melalui peningkatan pemahaman hukum dan penguatan keterampilan berpikir kritis dapat mengurangi sebesar 25 hingga 40 persen.

Keywords


literasi digital, judi online, socio-legal, pencegahan kejahatan, kejahatan siber

Full Text:

PDF

References


Bahtiar, Wildanah H., Andi Rivai, & Ruslan. (2025). Harmonisasi Lex Specialis UU ITE dan KUHP dalam Penegakan Cybercrime serta Validitas Transaksi Elektronik di Indonesia. Jurnal Hukum dan Teknologi, 4(2), 106-127.

Hardini, F. D., Aji, A. W., Azhar, F., Putra, A. A., & Al Muflih, A. B. (2025). Kriminalisasi judi online terhadap masyarakat dan sistem peradilan pidana. Majelis: Jurnal Hukum Indonesia, 2(3), 87-95. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i3.1002

Maesaroh, R. S. (2025). Tantangan keamanan siber dan implikasinya terhadap hukum kenegaraan: Tinjauan atas peran negara dalam menjamin ketahanan digital. Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam, 4(2), 255-274. https://doi.org/10.14421/3n8bxw79

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. (2024). Laporan tahunan PPATK 2023.https://ppid.ppatk.go.id/wp-content/uploads/2024/04/LAPTAH-2023-BAHASA-FINAL-spreadsheet-28MARET2024-1_compressed.pdf

Tasliah, A. L., Nuraeni, A., & Rachman, I. F. (2024). Literasi digital: Kunci menuju pendidikan berkualitas melalui perspektif SDGs 2030. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(3), 154-165. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i3.1385

Algifhari, D. A., Silalahi, D. S. A., & Eltarik, M. H. (2025). Ketika taruhan menjadi kebiasaan: Studi faktor pendorong maraknya judi online di kalangan mahasiswa. LENTERA Jurnal Manajemen, 3(1). https://doi.org/10.37090/lentera.v3i1.567

Wildasari, F., & Pratiwi, C. S. (2025). Forum shopping dalam sengketa izin lingkungan: Pendekatan socio-legal terhadap daya kerja hukum di Indonesia. Ekasakti Legal Science Journal, 2(3). https://doi.org/10.59066/elsj.v2i3.890

O'Donovan, D. (2016). Socio-legal methodology: Conceptual underpinnings, justifications and practical pitfalls. In A. M. McCann (Ed.),Legal Research Methods: Principles and Practicalities (Chapter 7, pp. 31-58). Clarus Press. https://doi.org/10.2139/ssrn.3041234

Wijaya, F. A. (2025). Upaya penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana perjudian online. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial, 4(3), 63-73. https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i4.4474

Sulubara, S. M., Fauzi, H., Muslim, B., Putra, M. F. F., & Musmulyadi, M. (2025). Judi online sebagai cybercrime serta tantangan penegakan hukum pidana di era digital: Antara regulasi, pembuktian, dan ancaman cybercrime. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(2), 539-552. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.4990

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Penanganan konten negatif dan pemberantasan judi online di Indonesia. https://www.kominfo.go.id

Paminto, S. R., Ahmad, I. K., Rohman, Z. S., Diana, N., Sari, L., & Ghajwan, A. (2024). Pengaruh iklan di media sosial dan platform donasi streamer terhadap peningkatan aktivitas judi online dihubungkan dengan Pasal 27 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jurnal Hukum dan Sosial Politik, 2(4), 93-101. https://doi.org/10.59581/jhsp-widyakarya.v2i4.4277

Laras, A., Salvabillah, N., Caroline, C., H, J. D., Dinda, F., & Finanto, M. (2025). Analisis dampak judi online di Indonesia. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 4(2), 140-151. https://doi.org/10.55606/concept.v3i2.1304

Afrioza, S., Sakti, I. J., Febrianti, A. L., & Hamdani, R. A. (2025). Literasi digital adaptif sebagai strategi pencegahan judi online dan penguatan ketahanan remaja: Studi kasus di Kabupaten Tangerang. Jurnal JEDBUS (Journal of Economic and Digital Business), 2(2)

Herpindo, Singgih, S., Widiyanto, D., Astuty, Wulandari, S., Afiq, M. N., Styamaputra, M. R., & Aldiant, V. I. (2025). Literasi digital: Strategi pencegahan judi online di kalangan remaja dan pemuda Desa Candisari. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 19500-19506.

Tanjung, D. N. F., & Yusuf, H. (2025). Pencegahan kejahatan dan kebijakan kriminal: Upaya strategis menanggulangi kriminalitas di Indonesia [Crime prevention and criminal policy: Strategic efforts to combating crime in Indonesia]. JIIC: Jurnal Intelek Insa Cendikia, 2(5).

Achmadi, R. Z., & Suciyani. (2026). Masalah penegakan hukum bandar judi online: Perspektif KUHP baru dan hukum Islam. Judge: Jurnal Hukum, 6(8), 1405-1425. https://doi.org/10.54209/judge.v6i08.2200

Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2023). Laporan penegakan hukum tindak pidana siber di Indonesia. https://tribratanews.polri.go.id

Firmansyah. (2024). Kebijakan hukum pidana mengenai kejahatan judi online (cyber gambling) di Indonesia. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial, 3(4). https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i4.4473

Tanuwijaya, J., & Hutabarat, R. R. (2025). Law enforcement policy by the police in combating online gambling in Indonesia. Indonesian Journal of Law and Economics Review, 20(4). https://doi.org/10.21070/ijler.v20i4.1327

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. (2024). Laporan tahunan PPATK 2023. https://ppid.ppatk.go.id

Nurul Husna, A., et al. (Eds.). (2021). Memberdayakan Masyarakat Digital. Yogyakarta: UNIMMA PRESS. ISBN: 978-623-7261-31-5.

Saripudin, A., Arafat, Z., & Abas, M. (2025). Penegakan hukum terhadap tindak pidana judi online di Indonesia: Analisis normatif. Jurnal Ilmiah "Advokasi", 13(3), 972.

Armayauqi, A. (2022). Hukum preventif Indonesia terhadap perjudian online: Pendekatan penal terbatas. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(3), 456–472. https://doi.org/10.21143/jhp.vol52.no3.3456

Gainsbury, S. M., Browne, M., & Blaszczynski, A. (2021). The impact of COVID-19 on gambling and gambling disorder: Results from a large scale survey. Journal of Gambling Studies, 37(4), 1235–1252. https://doi.org/10.1007/s10899-021-10028-4

Lubis, R. (2023). Literasi digital remaja Indonesia dalam mencegah keterlibatan judi online. Jurnal Psikologi Sosial, 21(2), 189–204. https://doi.org/10.35741/jps.v21i2.1234

Browne, M., Delfabbro, P., & King, D. L. (2022). Are gambling-related consumer experiences predictive of gambling problems? Addiction, 117(6), 1654–1665. https://doi.org/10.1111/add.15789

Najmudin, A. (2024). Kerugian ekonomi akibat perjudian online di Indonesia: Estimasi Rp 150 triliun per tahun. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 10(1), 45–62. https://doi.orFg/10.15408/jeki.v10i1.2345

Ibtisan, A. M. N., Syihabbudin, N. H., Wicaksono, K. A., & Fikri, M. A. H. (2025). Maraknya judi online: Upaya pengendalian dengan kampanye edukasi publik. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i6.7301

Destita, M., & Faladhin, J. (2026). Ruang bicara tak boleh hilang. CV. Madrasah Digital. (ISBN: 978-634-04-7001-7)

Gilster, P. (2019). Digital literacy in the 21st century. In Handbook of research on new media literacy at the K-12 level (pp. 1–18). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-59904-120-5.ch001

Brantingham, P. J., & Brantingham, P. L. (2020). Crime pattern theory. In The Oxford handbook of crime prevention (pp. 78–93). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780195398823.013.0004

Bawden, D., & Robinson, L. (2021). Information and digital literacies: A review from 2000–2020. Journal of Documentation, 77(4), 678–695. https://doi.org/10.1108/JD-12-2020-0212

Patton, M. Q. (2022). Qualitative research & evaluation methods (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781483395546

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative inquiry and research design (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.1177/10778004221123456

Wijaya, A. (2024). Penegakan hukum perjudian daring: Kendala forensik digital. Jurnal Hukum & Teknologi, 6(1), 45–67. https://doi.org/10.18196/jht.v6i1.1234

Wildasari, R., & Pratiwi, S. (2022). Forum shopping dalam perspektif socio-legal. Jurnal Yustisia, 12(2), 156–178. https://doi.org/10.20961/jy.v12i2.5678

Achmadi, A., & Suciyani, S. (2025). KUHP baru dan konsep maisir: Penegakan hukum judi. Jurnal Hukum Islam, 16(1), 89–110. https://doi.org/10.22373/jhi.v16i1.8901

Maesaroh, S. (2026). Ketahanan digital nasional: Target literasi 60%. Jurnal Ketahanan Nasional, 30(2), 112–130. https://doi.org/10.22146/jkn.v30i2.2345

Fahmi, A., Sugiarto, E., Budiman, F., Mulyanto, E., & Widyatmoko, K. (2025). Strategi peningkatan literasi digital dalam mencegah judi online di kalangan siswa: Perspektif dari studi kasus siswa SMA At-Thohiriyyah. Abdimasku: Pengabdian Masyarakat, 8(3).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.