UPAH SEBAGAI INSTRUMEN KESEJAHTERAAN: TELAAH KRITIS ATAS REFORMASI REGULASI HUKUM KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA

Bobby Christian Halim

Abstract


Regulasi pengupahan di Indonesia telah mengalami pembaruan melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 beserta peraturan pelaksananya. Kerangka normatif tersebut menegaskan upah sebagai hak pekerja dan instrumen penghidupan layak. Realitas implementasi menunjukkan bahwa pengupahan masih lebih berfungsi sebagai batas administratif daripada sarana kesejahteraan, sehingga memunculkan kesenjangan antara tujuan hukum dan kondisi faktual pekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis realitas pengaturan upah dan kesejahteraan pekerja, merumuskan konstruksi ideal hukum pengupahan berbasis kesejahteraan, serta mengkaji urgensi reformulasi hukum pengupahan dalam sistem ketenagakerjaan modern. Penelitian menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, dan hasil penelitian terdahulu. Sumber data bersifat sekunder dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pengupahan yang ada masih didominasi pendekatan ekonomi makro dan belum sepenuhnya mengintegrasikan indikator sosial serta kemanusiaan. Upah minimum cenderung berfungsi sebagai batas maksimum akibat lemahnya posisi tawar pekerja. Konstruksi ideal hukum pengupahan menuntut paradigma kesejahteraan, integrasi indikator ekonomi dan sosial, transparansi, partisipasi pekerja, serta pengawasan negara yang efektif. Reformulasi hukum pengupahan diperlukan agar responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan modern dan berorientasi pada hak pekerja. Hukum pengupahan Indonesia memerlukan reformulasi paradigma agar upah berfungsi sebagai instrumen kesejahteraan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip negara hukum kesejahteraan dan keadilan sosial bagi pekerja.

Keywords


Kesejahteraan; Ketenagakerjaan; Pekerja; Pengupahan; Reformulasi

Full Text:

PDF

References


Aulia, M. Z. (2018). Hukum Progresif Dari Satjipto Rahardjo. Undang: Jurnal Hukum, 1(1), 159–185. Https://Doi.Org/10.22437/Ujh.1.1.159-185

Ayuningsasi, A. A. K., Budhi, M. K. S., Yasa, I. N. M., Marhaeni, A., Sudibia, I. K., & Dewi, M. H. U. (2023). Can The Welfare Of Hindu Clergy In Bali Be Assessed Using Amartya Sen’s Capability Approach: Dapatkah Kesejahteraan Rohaniawan Hindu Di Bali Dikaji Dengan Pendekatan Kapabilitas Amartya Sen. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 7(1), 121–137. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.36526/Santhet.V7i1.2790

Basofi, M. B., & Fatmawati, I. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 10(1), 77–86. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.37676/Professional.V10i1.3544

Bediona, K., Herliansyah, M. R. F., Nurjaman, R. H., & Syarifuddin, D. (2024). Analisis Teori Perlindungan Hukum Menurut Philipus M Hadjon Dalam Kaitannya Dengan Pemberian Hukuman Kebiri Terhadap Pelaku Kejahatan Seksual. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 2(01), Hlm. 1-25.

Herbowo, H. D. (2025). Rekonseptualisasi Kesejahteraan Anak Dalam Konteks Kebijakan Sosial: Antara Pendekatan Kesejahteraan, Hak Anak, Dan Partisipasi: Reconceptualizing Child Welfare In The Context Of Social Policy: Between Welfare, Children’s Rights, And Participation Approac. Journal Of Community Development And Disaster Management, 7(1), 353–371. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.37680/Jcd.V7i1.6993

Ho, T. (2023). The Growing Scope And Impact Of The Progressive Wage Model. Singapore Labour Journal, Vol.2(No.1), Hlm. 56-67. Https://Doi.Org/10.1142/S2811031523000153

Hudaya, A. T., Sonhaji, S., & Azhar, M. (2025). Urgensi Peningkatan Kesejahteraan Melalui Penetapan Upah Minimum Sektoral Dalam Sistem Hukum Ketenagakerjaan Jawa Tengah. Diponegoro Law Journal, 14(4). Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.14710/Dlj.2025.53882

Hukumonline, T. P. (2026, January). Ump Dan Upah Minimum Sektoral Dki Jakarta 2026. Hukumonline.Com. Retrieved From

Https://Www.Hukumonline.Com/Berita/A/Ump-Dan-Umsp–Dki-2026- Lt697324d20263d/

Husni, A. H. A. A., Rusli, A. M., Syamsu, S., & Ansar, M. C. (2023). Upah Minimum Dan Tingkat Kemiskinan: Studi Kebijakan Di Indonesia. Jurnal Administrasi Negara, 29(3), 275–298.

Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.33509/Jan.V29i3.2687

Indonesia, R. C. (2024, December). Miris! Ppn Ri Bakal Jadi Yang Tertinggi Di Asean, Upah Rendah. Cnbc Indonesia. Retrieved From Https://Www.Cnbcindonesia.Com/Research/20241217150715-128-596698/Miris- Ppn-Ri-Bakal-Jadi-Yang-Tertinggi-Di-Asean-Upah-Rendah

Irwansyah. (2020). Penelitian Hukum: Pilihan Dan Metode Praktik Penulisan.

Yogyakarta: Mirra Buana Media.

Jimly Asshiddiqie, S. H. (2021). Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. Sinar Grafika.

Kennedy, A. (2024). Perlindungan Hak Upah Bagi Pekerja Dalam Lingkup Usaha Mikro Kecil Menengah. Jurnal Interpretasi Hukum, 5(2), 1108–1119. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.22225/Juinhum.5.2.10604.1108-1119

Leatemia, J. (2019). Pengaturan Hukum Daerah Kepulauan. Deepublish.

Lesmana, C. T. (2021). Pokok-Pokok Pikiran Lawrence Meir Friedman; Sistem Hukum Dalam Perspektif Ilmu Sosial. Nusa Putra University. Retrieved From Https://Nusaputra.Ac.Id/Article/Pokok-Pokok-Pikiran-Lawrence-Meir-Friedman- Sistem-Hukum-Dalam-Perspektif-Ilmu-Sosial/

Muthoharoh, R. (2025). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2021–2024. Iain Kediri.

Nailufar, E. Z. (2014). Pengupahan Berkeadilan Menurut Hukum Islam. Penerbit A- Empat.

Nusantara, R. H. G., & Harahap, N. T. H. (2025). Filsafat Hukum Dan Keadilan Sosial: Analisis Teoritis Tentang Peran Hukum Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyaraka. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora,

(01). Retrieved From Http://Journal.Forikami.Com/Index.Php/Nusantara/Article/View/929

Pratama, R. N. (2021). Menakar Aspek Hukum Ketenagakerjaan Dalam Bidang Usaha Jasa Periklanan. Jurnal Hukum Positum, 6(1), 41–70. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.35706/Positum.V6i1.5490

Purnama, N. S., & Amelia, H. (2021). Efektivitas Pengaturan Upah Tenaga Kerja Berdasarkan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Pemuliaan Hukum, 4(1), 63–82. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.30999/Jph.V4i1.1449

Rachmandita, F. P. (2021). Pembaharuan Hukum Ketenagakerjaan Dalam Sistem Pengupahan Berdasarkan Prestasi Pekerja: Sebuah Konkretisasi Dari Radbruch Formula. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(5), 356–370. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.56370/Jhlg.V2i5.50

Rafi, P., & Rasji, R. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Pkwt Dalam Kasus Phk Sepihak Oleh Pt Far East Seating: Studi Putusan Nomor 2/Pdt. Sus- Phi/2024/Pn Smg. 11(1), 31–43.

Https://Doi.Org/Http://Dx.Doi.Org/10.52947/Morality.V11i1.978

Ramania, R. (2026). Evaluasi Kebijakan Ketenagakerjaan Pada Upah Minimal Dan

Risiko Eksploitasi Di Industri Formal. Journal Of Economics, Management, And Accounting, 1(3), 120–127. Retrieved From Http://Scriptaintelektual.Com/Scripta- Economica/Article/View/359

Sapari, Z., & Maideen Pitchay, N. B. (2021). Minimum Wage, Workfare Schemes And Progressive Wage Model. In Social Context, Policies, And Changes In Singapore (P. Hlm. 187-199). World Scientific. Https://Doi.Org/Doi:10.1142/9789811247750_0012

Sektor Formal Meningkat, Tapi Pekerja Informal Masih Dominan Di Indonesia. (2025, November). Saibumi.Com. Retrieved From Https://Www.Saibumi.Com/Artikel- 135803-Sektor-Formal-Meningkat-Tapi-Pekerja-Informal-Masih-Dominan-Di- Indonesia.Html#:~:Text=Meski Demikian%2c Sektor Informal Masih Mendominasi Lapangan,Sekitar 57%2c80%25 Masih Berada Di Sektor Informal.

Sumantri, A. (2025, September). Upah Minimum Tidak Sekadar Angka Tapi Menyangkut Kesejahteraan Pekerja. Metro Tv. Retrieved From Https://Www.Metrotvnews.Com/Read/Nqacywrg-Upah-Minimum-Tidak-Sekadar- Angka-Tapi-Menyangkut-Kesejahteraan-Pekerja

Suyanto. (2023). Metode Penelitian Hukum Pengantar Penelitian Normatif, Empiris Dan Gabungan. Unigres Press.

Ujang Charda, S. (2017). Makna Negara Dan Konstitusi Dalam Mewujudknan Kesejahteraan Sosial Bagi Warga Negara Indonesia. Law Review, 16(3), 425.

Yonatan, A. Z., & Yonatan, A. Z. (2025, July). Benarkah Upah Di Indonesia Masih Kurang? Goodstats. Retrieved From Https://Goodstats.Id/Article/Benarkah-Upah- Di-Indonesia-Masih-Kurang-1mjaq

Zebua, M. S. (2022). Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Ketentuan Upah Minimum Sebagai Suatu Upaya Perlindungan Kesejahteraan Bagi Pekerja/Buruh Menurut Undang- Undang Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

Zulkarnaen, A. H. (2019). Sistem Hukum Hubungan Industrial Pancasila Dan Produktivitas Perusahaan Dan Kesejahteraan Pekerja/Buruh. Res Nullius Law Journal, 1(1), 1–16. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.34010/Rnlj.V1i1.2490


Refbacks

  • There are currently no refbacks.